Operasi Lilin, Kapolda Atensi Aksi Terorisme dan Intoleransi

Operasi Lilin, Kapolda Atensi Aksi Terorisme dan Intoleransi
OPERASI LILIN - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara Brigjen Pol Agung Sabar Santoso membuka secara resmi rapat koordinasi Operasi Lilin Anoa tahun 2016 di Polda Sultra, Rabu (14/12/2016) pagi ini. (Lukman Budianto/ZONASULTRA.COM)
Operasi Lilin, Kapolda Atensi Aksi Terorisme dan Intoleransi
OPERASI LILIN – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara Brigjen Pol Agung Sabar Santoso membuka secara resmi rapat koordinasi Operasi Lilin Anoa tahun 2016 di Polda Sultra, Rabu (14/12/2016) pagi ini. (Lukman Budianto/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara Brigjen Pol Agung Sabar Santoso membuka secara resmi rapat koordinasi Operasi Lilin Anoa tahun 2016 di Polda Sultra, Rabu (14/12/2016) pagi ini.

Dalam sambutannya sebelum membuka kegiatan rakor ini, Kapolda menekankan peningkatan kewasapadaan terhadap ancaman terorisme.

Selain itu, Agung juga memfokuskan perhatian terhadap intoleransi keberagamaan. “Secara global ancaman nyata saat ini adalah terosisme ISIS, khusus dalam negeri intoleransi tidak bisa luput dari perhatian kita,” kata Agung.

Selanjutnya, Kapolda menyebut negara di Timur Tengah, Rohingya, dan percobaan peledakan bom di Jalan Bintara Jaya VIII Bekasi sebagai bukti masih eksisnya ISIS hingga saat ini. “Dengan hal itu, diharapkan pihak intelijen bisa lebih jeli, ” tambah Agung.

Secara umum, kata Agung operasi lilin memberikan rasa aman kepada umat Kristiani yang melaksanakan ibadah, dan juga euforia masyarakat yang menyambut Tahun Baru 2017.

“Semoga dengan operasi ini pihak Polri beserta TNI dan beberapa instansi lainnya bisa bekerja sama sehingga operasi lilin kali ini bisa lebih berhasil dari tahun kemarin, ” tutup Agung. (B)

 

Reporter: Lukman Budianto
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here