Tampilan Desktop


Orang Tua Diminta Titip Anak di Paud Sebelum Masuk SD
85 Dibaca

 Orang Tua Diminta Titip Anak di Paud Sebelum Masuk SD

Hj.Safaria Arhawi Ruda saat membuka kegiatan gebyar Paud di Wangi-Wangi, Rabu (14/12/2016).
.Bunda Paud Wakatobi ini mengajak orang tua yang memiliki anak usia dini untuk terlebih dahulu memasukan anaknya di jenjang Paud sebelum menempuh pendidikan di tingkat Sekolah Dasar (SD). (Duriani/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, WANGI-WANGI – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), Hj. Safaria Arhawi Ruda, mengajak orang tua yang memiliki anak usia dini untuk terlebih dahulu memasukan anaknya di jenjang Paud sebelum menempuh pendidikan di tingkat Sekolah Dasar (SD).

“Orang tua yang punya anak usia dini saya harap agar titip dulu anakanya di Paud atau kelompok bermain sebelum masuk SD. Karena Paud adalah lembaga non formal tempat bermain dan belajar untuk anak,” terang Bunda Paud Wakatobi, saat membuka kegiatan gebyar Paud di Wangi-Wangi, Rabu (14/12/2016).

Menurutnya, anak-anak usia dini memiliki kemampuan berpikir dan mengikuti arahan yang kuat. Sehingga peran orang tua dan guru di tingkat Paud sangat menentukan.

“Memori anak usia dini itu sangat tajam. Sehingga orang tua dan guru harus lebih hati-hati dalam membimbing karena apa yang dilihat dan diajarkan cepat ditangkap. Berikan contoh yang baik kepada anak,” ucapnya.

Dalam kegiatan yang bertema, Melalui Gebyar Paud Kita Kembangkan Kreativitas dan Potensi Anak Menuju Generasi Wakatobi Bersinar tersebut, Safaria mengharap kepada orang tua agar dalam mendidik anaknya penuh dengan perasaan.

“Saya selaku Bunda paud, saya berharap kepada orang tua untuk mendidik anak dengan baik. Karena anak adalah amanah dari Allah SWT. Sehingga sebagai orang tua wajib hukumnya merawat, melindungi dan mengayomi anak,” harapnya.

Kegiatan itu sangat penting untuk anak usia dini sebagai permulaan membentuk karakternya. Sehingga anak tumbuh dengan memiliki kemampuan berkreativitas.

“Tujuan kegiatan ini yakni untuk mendukung bakat seni dan kreativitas anak. Ini juga berkat dukungan dan partisipasi guru Paud dan orang tua di rumah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Safaria mengatakan, pelaksanan gebyar paud sebagai ajang mengukur kemampuan dan kreativitas anak selama berada di kelompok bermain atau Paud.

“Kegiatan ini sekaligus sebagai tolak ukur kreativitas anak sehingga jika dalam mengikuti lomba nanti, jika tidak meraih prestasi maka tidak perlu dimarahi. Ini juga sebagai ajang menguji mental anak sehingga terbentuk kreativitasnya,” tukas dia.

Kegiatan gebyar paud itu diikuti tujuah kecamatan, minus Kecamatan Kaledupa Selatan. (B)

 

Reporter : Duriani
Editor : Kiki

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0822 9264 2997

0853 4040 4947

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com