Tampilan Desktop

Pembobol Rumah Karyawan PT. Antam Diringkus di Kendari
161 Dibaca

Penyidik Polsek Pomalaa menunjukan barang bukti hasil curian di salah satu perumahan karyawan PT Antam Pomalaa. (Abdul Saban/ZONASULTRA.COM)

Penyidik Polsek Pomalaa menunjukan barang bukti hasil curian di salah satu perumahan karyawan PT Antam Pomalaa. (Abdul Saban/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, KOLAKA – Seorang pria berinisial YA diringkus polisi, karena diduga menyantroni rumah milik salah satu karyawan perusahaan tambang PT Aneka Tambang, di Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra). YA ditangkap di rumah kontrakannya, di Wua-wua, Kota Kendari.

Kapolres Kolaka, AKBP Agus Iman Rifai melalui pelaksana Kapolsek Pomalaa Iptu Tasaka mengatakan, dalam aksinya tersangka berhasil mengasaka beberapa perhiasan dan barang elektronik yang ditaksir senilai Rp 60 juta.

” Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 Wita, pada hari Sabtu lalu (15/8/2015), tepatnya di blok T Nol, kompleks Antam Pomalaa,” jelasnya saat ditemui di kantor Polsek Pomalaa, Senin (24/8/2015).

Saat kejadian, lanjut Tasaka, kondisi rumah korban memang tak berpenghuni karena ditinggal menonton acara gerak jalan. Dalam melakukan aksinya itu, pelaku menepi di tembok rumah kemudian masuk melalui pintu belakang dengan cara mencungkil jendela belakang rumah. Setelah masuk, pelaku leluasa menggasak dua unit telpon genggam, dua unit laptop, jam tangan dan beberapa perhiasan emas batangan milik korban di kamar utama yang tidak terkunci.

“Proses penangkapan terungkap dengan mengumpulkan bukti berupa jejak yang ditinggalkan serta barang yang dibawa pelaku. Setelah kita cek, ternyata pelaku sudah berada di Kendari. Kemudian Sabtu (22/8/2015) sekitar pukul 17.30, anggota melakukan penangkapan terhadap YA di rumah kosnya di jalan Ahmad Yani kelurahan Wua-wua, rumah kos Ananta. Dalam penangkapan, pelaku tidak bisa berkutik saat petugas menggrebeknya, kemudian barang bukti kami amankan,” terangnya.

Kepada polisi, tersangka mengaku muncul niat untuk mencuri setelah melihat kondisi kompleks yang sunyi. “Saya bolak balik Kendari – Toari mengecek pekerjaan kabel menggunakan mobil angkutan, karena saat itu di Pomalaa ada acara gerak jalan, kemudian saya singgah di kompleks perbatasan desa Tambea dan berjalan kaki karena arus lalulintas dialihkan,” terangnya kepada media ini di Polsek Pomalaa, Senin (24/8/2015).

YA mengaku mengetahui kondisi kompleks, lantaran pernah bersekolah di Pomalaa. Tak hanya itu dia berdalih, jika orang tuanya merupakan eks karyawan perusahaan BUMN di Pomalaa.

“Kondisi di kompleks (T Nol) sunyi, karena ada kegiatan gerak jalan, tidak lama saya di dalam rumah mengambil barang-barang dan kemudian menuju Kolaka, untuk melanjutkan perjalanan menuju kontrakan di Kendari dengan menggunakan angkutan, saya tiba sore dan menyimpan barang di kamar,” jelasnya.

 

Penulis : Abdul Saban
Editor    : Rustam

 

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PROMOSI & IKLAN

0821 1188 2277
redaksizonasultra@gmail.com
Marketing:
marketingzonasultra@gmail.com