Tampilan Desktop



Pemda Muna Akan Validasi Tenaga Honorer
156 Dibaca

ZONASULTRA.COM, MUNA – Pemerintah Kabupaten Muna akan melakukan pendataan ulang para pegawai negeri sipil (PNS), maupun tenaga honorer, tenaga kontrak atau sukarela di lingkup pemerintahan setempat. Hal itu sesuai dengan surat edaran Bupati Muna, LM. Rusman Emba, Nomor 800/411 tertanggal 13 Februari 2017 tentang ketertiban administrasi Kabupaten (Pemkab) Muna.

Amiruddin Ako

Amiruddin Ako

Surat ederan tersebut diteruskan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ditandatangani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Muna, Nurdin Pamone.

Selain itu guna menindaklanjuti surat edaran bupati Nomor 800/4140 tertanggal 7 Maret 2017, mengusulkan segera nama-nama tenaga honorer, tenaga kontrak/sukarela tahun 2017. Tujuannya agar pemda mengetahui jumlah tenaga honorer disetiap SKPD lingkup Pemda Muna.

“Kalau mengenai jumlah tenaga honorer atau untuk pengankatan CPNS, kita belum mengetahuinya. Tapi lebih jelasnya, langsung berhubungan kepada pihak BKD,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Muna, Nurdin Pamone saat dihubungi via telepon, Jumat (17/3/2017).

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Muna, La Taha mengatakan, bahwa surat edaran bukan untuk pengangkatan pegawai K2, tetapi untuk mengetahui data yang rill pegawai honorer, kontrak atau sukarela yang ada di Muna.

“Kita cuman ingin memvalidkan data tenaga honerer kita, karena jumlah tenaga honorer kita masih simpang siur, bukan pengangkatan tenaga K2,” terangnya.

Di tempat terpisah, Kabag Humas dan Protokoler Pemda Muna Amiruddin Ako, mengatakan, validasi data jumlah dari tenaga honorer, kontrak/sukarela penting dilakukan agar tidak menjadi beban bagi pemda Muna.

“Surat edaran itu cuman ingin memvalidasi Validas untuk mengetahui data yang rill nya itu berapa, baik itu pegawai berapa, tenaga honorernya berapa dan tenaga kontrak/sukarelanya berapa karena jumlah tenaga honorer masih simpang siur,” tuturnya.

Lebih lanjut Amiruddin menjelaskan, validasi tersebut juga untuk meminimalisir kecurangan di setiap SKPD. Jangan sampai ada perekrutan, yang sudah lama mengabdi tetapi tidak dicantumkan.

“Kalau ada oknum yang minta sejumlah uang, silahkan laporkan kepada bupati atau kita, supaya bisa ditindaklanjuti. Karena itu adalah komitmen bupati Muna tidak boleh ada pungli di sini,” tegasnya.

Sebelumnya, seluruh tenaga honorer di setiap SKPD lingkup Pemda Muna menganggap surat edaran itu sebagai bukti pengangkatan menjadi calon penerimaan pegawai negeri sipil (CPNS). (C)

 

Reporter : Kasman
Editor : Kiki

DY ZonaSultra

View all contributions by DY ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com

ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free