Tampilan Desktop

Pemkot Kendari Helat Workshop Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pertanian
51 Dibaca

Pemkot Kendari Helat Workshop Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pertanian

WORKSHOP – Sekretaris Daerah Kota Kendari Alamsyah Lotunani membuka workshop Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pertanian Melalui Pendekatan Perwilayahan Komoditas di Kota Kendari di Aula Ruang Pola Kantor Walikota, Jumat (18/11/2016). (KASMAN/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Kota Kendari memiliki lahan pertanian yang cukup besar untuk mengembangkan sektor pertanian. Namun potensi tersebut belum dimanfaatkan dengan baik, akibatnya lahan pertanian di daerah ini terus berkurang dari tahun ke tahun.

Sekretaris Kota Kendari Alamsyah Lotunani tak menampik jika lahan pertanian di ibu kota Sulawesi Tenggara (Sultra) ini semakin berkurang akibat alih fungsi lahan dari tahun ke tahun yang terus meningkat. Saat ini Kota Kendari memiliki lahan pertanian kering seluas 141.340 hektar dan lahan basah seluas 1.319 hektar.

Dikatakan Alamsyah, berkurangnya lahan pertanian tersebut merupakan imbas dari perkembangan Kota Kendari sendiri dimana lahan-lahan yang tadinya merupakan lahan pertanian produktif beralih fungsi untuk berbagai kepentingan pembangunan yang mendukung peran kota sebagai pusat penyedia jasa dan industrialisasi.

Akibat lahan pertanian tidak digarap dan dibiarkan kosong (lahan tidur) yang pada akhirnya beralih fungsi ke sektor non pertanian, misalnya menjadi perumahan, pertokoan dan lain sebagainya.

Untuk memanfaatkan potensi lahan tidur tersebut, Pemerintah Kota Kendari pun menyelenggarakan workshop “Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pertanian Melalui Pendekatan Perwilayahan Komoditas Kota Kendari” di aula ruang pola Kantor Walikota, Jumat (18/11/2016).

Kegiatan ini untuk menyamakan persepsi semua stakeholder terkait sehingga kegiatan optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian dapat terlaksana dengan baik.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak bagi terwujudnya kemandirian, ketahanan dan kedaulatan pangan, serta dampak pada peningkatan SDM, produktivitas, pendapatan dan kesejahteraan petani dan keluarganya, disamping itu dapat pula menekan angka pengangguran serta pelestarian SDA,” ungkap Alamsyah.

Kegiatan workshop ini diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari SKPD lingkup Pemprov Sultra, SKPD lingkup kota kendari, camat dan lurah, penyuluh pertanian dan petani se-Kota Kendari. (B)

 

Reporter: Kasman
Editor: Jumriati

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PROMOSI IKLAN

0821 1188 2277
redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:
marketingzonasultra@gmail.com