Pengguna Pertalite di Kendari Naik 1000 Persen, Premium Mulai Dilupakan

23
ilustrasi pertalite
Ilustrasi

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Pengguna kendaraan di Sulawesi Tenggara (Sultra) nampaknya mulai melupakan BBM jenis premium. Hal itu terbukti dengan adanya peningkatan penggunaan BBM jenis pertalite sebesar 1.341 persen pada tahun 2017.

Manager Komunikasi dan CSR Pertamina MOR VII, Roby Hervindo mengatakan Pertamina MOR VII mencatat realisasi penggunaan pertalite di Bumi Anoa tahun 2016 sebanyak 2.328 kilo liter (kl) sedangkan di 2017 meningkat menjadi 33.535 kl. Di mana kenaikan ini ditengarai akibat berpindahnya konsumsi masyarakat untuk BBM dari jenis premium ke pertalite.

“Bisa jadi faktornya ini pemahaman masyarakat soal kulitas BBM yang baik untuk kendaraannya, karena untuk mobil atau kendaraan keluarkan tahun 2011 ke atas memang dianjurannya menggunakan BBM yang kandungannya di atas RON 88, salah satunya ya pertalite,” papar Roby kepada awak media di Kendari belum lama ini.

Kemudian data 2016 juga menunjukkan realisasi BBM jenis premium menurun dari angka 84.171 kl menjadi 53.562 kl pada tahun 2017 atau menurun 36 persen. Kenaikan konsumsi BBM bukan hanya pada jenis pertalite tetapi juga untuk jenis solar dan pertamax.

Tahun 2016, solar naik 25 persen dari 30.724 kl menjadi 38.378 kl pada tahun 2017. Kemudian pertamax naik 15 persen dari 3.991 kl menjadi 4.608 kl. Pihaknya pun optimis tahu 2018 realisasi konsumsi BBM akan lebih meningkat lagi. Salah salah satu faktor adalah adanya kenaikan jumlah volume kendaraan. (B)

 

Reporter: Ilham Surahmin
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here