Tampilan Desktop


Penyambutan KKN Berlangsung Meriah, Rektor UHO Terharu
78 Dibaca

ZONASULTRA.COM, LAWORO –  Penyambutan KKN Kebangsaan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2015 di Kabupaten Muna Barat berlangsung dengan meriah.

Pantauan Zonasultra.com, sejak kedatangan rombongan KKN di Pelabuhan Ferry Tampo, puluhan kendaraan roda empat telah menunggu untuk menjemput para mahasiswa. Sejumlah pejabat setempat juga tampak hadir menyambut kedatangan rombongan.

Sepanjang perjalanan menuju Rumah Jabatan (Rujab) Bupati tempat penyambutan berlangsung, personil dari Dinas Perhubungan Mubar tampak berjaga-jaga di sejumlah ruas jalan untuk melancarkan arus lalu lintas yang dilalui rombongan. Masyarakat juga tak mau ketinggalan menyaksikan iring-iringan kendaraan rombongan KKN tersebut.

Sambutan hangat makin terlihat saat rombongan tiba di Rujab Bupati yang langsung disambut dengan pertunjukan  Reog Ponorogo. Tak hanya reog, para mahasiswa juga masih dihibur berbagai tari kreasi dan pertunjukkan musik khas Mubar.

Rektor UHO Usman Rianse dalam sambutannya mengaku sangat tersentuh dengan sambutan yang sangat di luar dugaan, tak hanya dari pihak Pemerintah Kabupaten Mubar tapi juga oleh masyarakat setempat.

“Dengan sambutan yang begitu hangat, jangan sakiti hati masyarakat di sini, jangan sakiti hati orang tua kalian, jangan sakiti hati pimpinan perguruan tinggi kalian. Muna Barat bukanlah kabupaten yang maju, tapi dengan inovasi dan kreasi kalian rangkul semua elemen masyarakat di sini demi kemajuan Muna Barat,” pesan Usman kepada para mahasiswa di Rujab Bupati, Senin (24/8/2015) malam.

lppm uhoSementara itu, Pj Bupati Muna Barat, LM Rajiun Tumada merasa bersyukur Universitas Halu Oleo dan Kemenristek Dikti memberikan kepercayaan kepada Mubar menjadi lokasi pelaksanaan KKN, padahal usia daerah otonomi baru itu belum juga cukup setahun.

Di hadapan mahasiswa, Rajiun memaparkan bahwa Mubar memiliki penduduk 83.000 ribu jiwa dengan 3 wilayah besar yaitu Lawa Raya, Tiworo Raya dan Kusambi Raya. Mubar terdiri dari 11 kecamatan, 5 kelurahan dan 81 desa.

Adapun mahasiswa peserta KKN, lanjutnya akan ditempatkan di 8 kecamatan yang telah terpilih dengan 42 desa. Daerah yang terpilih tersebut sebagian besar merupakan daerah pesisir dan pulau terpencil.

Rajiun juga mengungkapkan Mubar memiliki banyak potensi perikanan dan kelautan serta pariwisata yang tidak kalah dengan daerah-daerah lain di Sultra. Seperti Selat Tiworo yang memiliki 580 species terumbu karang. Belum lagi Pulau Indo yang sangat menarik umtuk dijadikan obyek pariwisata.

“Inilah yang saya minta kepada adik-adik saya (mahasiswa) untuk menjadi bahan komunikasi dan diskusi kepada masyarakat pentingnya terumbu karang, pentingnya wisata untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” kata Rajiun.

KKN Kebangsaan ini akan berlangsung selama 30 hari. KKN di Muna Barat merupakan KKN ketiga di Indonesia dan kedua di kawasan timur.

 

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com