iklan zonasultra

iklan zonasultra

Penyebab Kematian Wanita Dari Tampo, Ini Penjelasan Dokter

PNS Wanita dari Tampo Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil
PENEMUAN MAYAT - Wa Ode Sulusia Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) ditemukan tak bernyawa dalam mobilnya di jalan Mayjen S. Parman, wilayah Kelurahan Kemaraya Kendari, Senin (10/9/2018). (Foto: Istimewa)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Hasil pemeriksaan dokter Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kendari terhadap jenazah Wa Ode Sulusia (42) tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Wa Ode Sulusia ditemukan meninggal dalam mobilnya avanza veloz putih di tepi jalan Mayjen S. Parman, Kelurahan Kemaraya, Kendari Barat, Kota Kendari, Senin (10/9/2018) siang.

Dokter RS Bhayangkara Kendari, Kompol Mauluddin mengatakan, pihaknya menemukan muntahan darah di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Keluarnya darah itu disebabkan oleh penyakit tertentu yang tak diketahui. Untuk mengetahui lebih jauh biasanya dilakukan otopsi.

“Mungkin itu (Otopsi) terserah keluarga. Tapi kalau saran saya otopsi pun tidak perlu kalau hanya untuk mencari tahu penyakitnya saja. Saran saya kita segerakan saja untuk mengembalikan ke keluarga,” ujar Mauluddin di RS Bhayangkara, saat menerima rekan dan keluarga korban.

(Baca Juga : PNS Wanita dari Tampo Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil)

Setelah selesai di RS Bhayangkara, jenazah akan langsung diserahkan kepada keluarga. Kata Mauluddin, pihaknya membutuhkan perwakilan keluarga penolakan otopsi sesuai prosedur hukum.

Jenazah pun akhirnya diserahkan ke pihak keluarga tanpa dilakukan otopsi. Wa Ode Sulusia tercatat merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) beralamat di jalan Kelapa Lorong Duku Kelurahan Andounohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari.

Informasi yang dihimpun, Wa Ode Sulusia yang merupakan Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) lahir di Tampo 23 Mei 1976 silam. Sebagai PNS, ia pernah tugas di Puskesmas Mokoau Kendari dan terakhir bertugas di Fakultas Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Halu Oleo (UHO). (A)

 


Reporter : Muhammad Taslim Dalma
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib