Tampilan Desktop


Penyelundupan 72 Ekor Penyu Hijau Ke Bali Berhasil Digagalkan Petugas
35 Dibaca

Ilustrasi

Ilustrasi

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Sebanyak 72 ekor penyu hijau, chelonia midas, berhasil diamankan tim gabungan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dan PSDKP Morowali Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Balai Pengawasan Sumber Daya Pesisir dan Laut Wilayah Makassar. Saat ditemukan petugas gabungan, penyu tersebut dalam keadaan terikat yang rencananya akan diselundupkan ke Denpasar, Bali.

Sementara itu pelaku berhasil melarikan diri karena mengetahui kedatangan petugas di lokasi peyimpanan penyu hijau tersebut.

“Petugas gabungan yang tiba dilokasi langsung mengamankan penyu itu ke pelabuhan Menui kepulauan, kabupaten Morowali Suteng. Setelah melakukan koordinasi dengan Muspida setempat, penyu tersebut kemudian dibawa oleh PSDKP ke karamba jaring milik PT Sonok Lestari di Kelurahan Mata, sebagai barang bukti guna pemeriksaan lebih lanjut” tuturnya, Senin (18/4/2016).

Saat penyu itu diperiksa, lanjut Kasubdit, ditemukan ada dua ekor yang mati belum diketahui apa penyebabnya, namun dapat dipastikan matinya dua ekor penyu tersebut disebabkan karena telah lama diikat oleh pelaku.

Informasi yang diperoleh dari masyarakat, di Bali, nilai jual penyu itu berkisar belasan hingga puluhan juta rupiah perekor.

Sementara itu Kepala Balai Pengawasan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPl) Wilayah Makassar Andry Indrias Woro Sukmaputro di Kendari menyatakan, puluhan satwa langka itu kini dalam kondisi perawatan oleh tim medis dari Balai Karantina Hewan. Menurut Andry dalam waktu dekat pihaknya akan melepaskan penyu-penyu itu kembali kehabitatnya.

Andry menuturkan perairan Kendari dan perairan di Pulau Menui menjadi dua lokasi yang nantinya akan dipilih untuk melepaskan puluhan penyu tersebut.

” Saat ini puluhan penyu itu dalam perawatan, sebelum dilepaskan kehabitatnya kondisi satwa yang dilindungi kondisinya haris dalma keadaan sehat dan tidak stres,” jelas Andry.

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Andry masing-masing penyu diperkirakan beratnya hingga 4-8 kg dengan panjang ada yang mencapai satu meter. Dari pemeriksaan tim BPSPL penyu-penyu dengan panjang mencapai satu meter berusia 25 tahun dan kini dalam masa reproduksi.

Menurut Andry jumlah penyu hijau semakin berkurang karena banyak diburu untuk diambil pelindung tubuhnya (karapaks dan platron) sebagai hiasan, telurnya sebagai sumber protein tinggi dan obat, juga dagingnya sebagai bahan makanan.

Sekedar informasi dari tujuh jenis spesies penyu yang ada di dunia, 6 spesies berada di Indonesia. Di perairan Sulawesi diketahui menjadi salah satu rumah satwa langka ini. (A)

 

Penulis : Randi
Editor   : Tahir Ose

View all contributions by

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com