Persentase Pengetahuan Masyarakat Muna Soal Pemilu Dinilai Masih Rendah

Ketua KPUD Muna, Kubais
Kubais

ZONASULTRA.COM, RAHA – Hasil rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Sulawesi Tenggara (Sultra) beberapa waktu lalu mencatat presentasi pengetahuan masyarakat Muna tentang pemilu hanya mencapai 40 persen. Angka itu dinilai masih rendah dan belum memenuhi target.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Muna Kubais mengklaim data tersebut bisa saja tidak berdasarkan fakta di lapangan. Saat ini pihaknya sudah melakukan sosialisasi di 32 titik yang tersebar di beberapa wilayah.

Menurut Kubais, pihaknya sudah berupaya maksimal melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Tiap hari semua komisioner melakukan sosialisasi dengan mengunjungi lima titik.

“Saya kira ini sudah maksimal, selain komisioner tim relawan demokrasi (relasi) juga sudah kerja ekstra di lapangan. Sekitar 90 persen sosialiasi sudah terlaksana, jadi data itu bisa saja salah,” terang Kubais, Selasa (5/3/2019).

Dirinya menargetkan partisipasi pemilih di Muna bakal mencapai 80 persen. Angka itu lebih dari target nasional sekitar 77,5 persen. Ia pun optimis angka 80 persen bisa tercapai. Apalagi saat ini tim terus terjun ke lapangan memberikan pencerahan soal tata cara melakukan pencoblosan.

Salah satu warga Desa Ghonebalano, Kecamatan Duruka, Esmin mengaku masih bingung dengan pemilihan tahun ini karena banyaknya item surat suara. “Iya, masih bingung. Katanya banyak yang harus dicoblos ada lima kertas suara,” jelasnya.

Lain halnya dengan Dwi, warga Kecamatan Lasalepa yang mengaku tak kesulitan dengan prosesi pemilu tahun ini. Dirinya mengaku sudah mendapat pengetahuan tata cara pencoblosan melalui sosialisasi media massa bahkan dari sosialisasi komisioner KPU.

“Meski tahun ini agak berbeda karena banyaknya surat suara yang akan dicoblos, namun itu kita tau juga karena banyaknya sosialisasi tentang tata cara pencoblosan yang benar. Lagipula saya juga sudah pernah memilih tahun lalu. Jadi tidak sulit,” ucapnya. (b)

 


Kontributor: Nasrudin
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib