Tampilan Desktop



Pilkada Kolut Berakhir, Ini Pesan Rusda Mahmud
1031 Dibaca

Pilkada Kolut Berakhir, Ini Pesan Rusda Mahmud

FOTO BERSAMA : Foto bersama Bupati Kolaka Utara, Rusda Mahmud saat melakukan kunjungan silaturahmi di beberapa Dinas di kawasan perkantoran, Kamis (23/2/2017) (RUSMAN/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, LASUSUA – Berakhirnya pesta demokrasi serentak Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) pada 15 Februari lalu yang dinyatakan damai. Kini telah memasuki babak baru.

Bupati Kolaka Utara, Rusda Mahmud mengklaim Pilkada Kolaka Utara (Kolut) berjalan damai seteleh KPU melakukan Pleno Rekapitulasi perhitungan yang dimenangkan pasangan calon (Paslon) bupati H. Nur Rahman Umar dan wakil bupati, H. Abbas. SE (Annur).

“Bupati yang akan dilantik pada Juni mendatang sebagai estapet pemerintah di bumi Patampanua, harus bisa dan mampu bersifat seperti gula yang ikhlas menjadi pemanis bagi yang pahit dan siap menjadi pemanis bagi semua orang,” kata Rusda saat melakukan kunjungan silaturahmi di beberapan Dinas di kawasan perkantoran, Kamis(23/2/2017)

Menurutnya, dalam filosofinya gula akan menjadi pemanis bagi apapun yang terasa pahit. Dan gula juga mampu menjadi benang merah permasalahan.

“Kopi yang kurang gula dan terasa pahit. Gula yang akan disalahkan dengan mengatakan ini kurang gula, harusnya pembuat kopi disalahkan yang tidak menakar dengan benar gula untuk kopi tersebut,” ujarnya.

Selain harus mampu merangkul seluruh elemen masyarakat yang pernah berbeda pilihan dalam Pilkada, Bupati terpilih nantinya harus mampu menciptakan hubungan kerja dengan ASN yang baik di lingkup Pemerintahan.

“Bupati yang akan dilantik empat bulan lagi, harus garda terdepan dalam menciptakan prestasi pembangunan untuk kemaslahatan masyarakat, namun pemimpin juga harus bisa berada di garis belakang menciptakan dasar perencanaan pembangunan,” ungkapnya.

Selain itu,Rusda mengharapkan semua paslon bupati dan wakil bupati yang ikut berkompetis di Pilkada Kolut unutuk kembali bersama membangun daerah.

“Dalam prinsip sebuah pertarungan ada yang kalah dan ada yang menang,” tuturnya

Rusda juga mengajak para paslon maknai kompetisi ini, bukan kalah atau menang, namun itu kesuksesan yang tertunda.

“kata kalah kalau seseorang yang ikut berkompetisi itu sudah tidak bisa bangkit maka itulah yang dikatakan kalah,” ujar bapak empat anak ini. (B)

 

Reporter : CR 2
Editor : Kiki

Tagged with:
DY ZonaSultra

View all contributions by DY ZonaSultra

Similar articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com

ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free