Tampilan Desktop


Polda Sultra Selidiki 32 Penghuni Rutan Yang Terindikasi Positif Narkoba
160 Dibaca

ZONASULTRA.COM, KENDARI– Direktorat Reserse Narkoba (Dit Reskoba) Kepolisian Daerah (Polda), Sulawesi Tenggara (Sultra), tengah mendalami temuan 32 orang penghuni blok sel tahanan narkoba Rutan kelas II A Kendari yang terindikasi positif menggunakan narkotika.

Hal itu ditemukan saat Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tenggara bekerjasama dengan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Badan Narkotik Nasional Provinsi (BNNP) Sultra menggelar inspeksi mendadak di Rutan kelas II A Kendari, Sabtu (5/3/2016) malam lalu.

Ilustrasi

Ilustrasi

Wakil Direktur (Wadir) Dit Reskoba Polda Sultra, AKBP La Ode Aries Elfathar, Sik mengatakan, pihaknya tengah menelusuri temuan 32 orang warga Rutan yang positif narkotika.

“Kita sementara telusuri dari mereka ini dapat mengkonsumsi narkotika. Dalam undang-undang itu kan tanpa izin mengedarkan dan menggunakan. Berarti ada yang berizin, kalau itu bukan dari resep dokter itu harus kita selidiki, karena ada yang mengaku katanya mengkonsumsi itu obat dari temannya,” kata La Ode Aries, Senin (7/3/2016).

Jika terbukti menggunakan narkotika di dalam sel tahanan, lanjutnya, maka ke 32 warga Rutan Kendari itu akan kembali diproses secara hukum sesuai dengan undang undang.

“Yang jelas, selanjutnya kita akan perkuat penyelidikannya. Jika betul-betul terbukti menyalahgunakan maka akan diselidiki lagi bagaimana mereka menyalahgunakan. Apakah ada bantuan dari oknum sipil atau karena kelalaian dari sipil, sehingga mereka dapat mengkonsumsi itu,” ujarnya.

Seharusnya, tambah Aries, Rutan ataupun Lapas menjadi tempat yang paling steril bagi pengguna narkotika dari narkoba. Namun faktanya, masih terdapat tahanan yang terbukti positif menggunakan narkotika meski telah berada dibalik jeruji besi.

(Baca Juga : Inspeksi Mendadak, 31 Warga Rutan Kendari Terindikasi Gunakan Narkoba)

Terkait kabar bocornya inspeksi yang dilakukan pihaknya bersama dengan Kanwil Kemenkun Ham Sultra serta BNNP Sultra di Rutan kelas II A Kendari, dirinya mengaku tidak dapat menduga duga terkait persoalan bocornya penggeledahan itu.

“Kalau persoalan bocor tidak bocor, kami tidak bisa menduga duga. Tapi kalau masalah adanya pengendali dari dalam tahanan, itu memang faktanya ada beberapa di Indonesia yang menjadi pengendali narkotika dari dalam sel. Tapi kalau untuk di Sultra sendiri kita belum tau” tutupnya.

Dalam inspeksi mendadak tersebut, 207 orang pria serta 13 orang perempuan warga Rutan blog sel narkoba menjalani tes pemeriksaan urin. Hasilnya 32 orang diantaranya terindikasi positif menggunakan narkotika.

 

Penulis : Randi
Editor  : Rustam

Tagged with: ,
HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Similar articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com