Tampilan Desktop


Proses Pengusulan PAW Raup di DPRD Konut Terhampat di KPU, Ini Alasannya
17 Dibaca

Ilustrasi

Ilustrasi

 

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU– Usulan pengganti antar waktu (PAW) Raup dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini telah ada di tangan komisi pemilihan umum (KPU) setempat.

Anggota KPU Konut Masmudin mengungkapkan, jika usulan yang diserahkan oleh Sekretariat DPRD telah masuk ke KPU pada pekan lalu.  Namun, sampai saat ini pihaknya secara kelembagaan belum dapat menindaklanjuti usulan tersebut.

Alasannya saat ini anggota KPU Konut hanya beranggotakan tiga orang saja. Karena dua anggota lainnya, yakni Muharam dan Perdin telah diberhentikan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

“Kita tidak bisa memprosesnya sebelum ada pengganti dua orang ini di KPU. Karena tidak mungkin mau pleno anggota KPU hanya 3 orang, minimal yang harus hadir dalam pleno itu 4 orang kemudian yang sepakati 3 orang,” kata Masmudin, Senin (11/4/2016).

Menurutnya, saat ini akan melakukan penelitian berkas usulan pengganti Raup dari DPD PAN melalui Sekretariat DPRD. Apakah syarat administrasi terpenuhi, seperti kesehatan calon pengganti antar waktu (PAW) dan kasus narkoba.

Jika DPD PAN sudah mengusulkan calon PAW Raup adalah Rini Herawati, maka pihaknya akan memproses terlebih duhulu. Namun, jika tidak sesuai nantinya KPU akan menyurat kembali ke partai.

“Kenapa dikembalikan kepartainya, jangan sampai dia sudah pernah mengundurkan diri. Berarti secara otomatis, dia tidak berhak lagi diusulkan oleh partai,” ujarnya.

Terkait kapan proses verifikasi usulan tersebut akan dimulai dilakukan dan kapan dua kursi anggota KPU akan diisi, Masmudin mengatakan saat ini proses seleksi dua anggota KPU sedang berjalan di KPU Provinsi.

Ia mengungkapkan jika ingin proses usulan pengganti Raup di DPRD Konut segera dilaksanakan, sesungguhnya KPU Provinsi dapat melakukannya. Mengingat, saat ini status KPU Konut untuk sementara ini diambil alih tugasnya oleh KPU Provinsi.

“Karena hanya 3 orang, kami mau pleno tidak kuorum. Kalau mereka (KPU Provinsi) mau ambil alih ini bisa saja,” ujarnya.

Untuk diketahui, Raup memilih memundurkan diri dari anggota DPRD Konawe Utara sebagai Ketua Komisi B, lantara dirinya maju sebagai calon wakil bupati mendamping Ruksamin sebagai calon bupati pada pilkada 9 Desember 2015 lalu. (B)

 

Penulis : Murtaidin
Editor  : Rustam

DY ZonaSultra

View all contributions by DY ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PROMOSI & IKLAN

0821 1188 2277
redaksizonasultra@gmail.com
Marketing:
marketingzonasultra@gmail.com