Tampilan Desktop


Rajin Keluar Daerah, DPRD Konut Disorot
120 Dibaca

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Utara (Konut), terbilang sangat rajin bepergian keluar daerah. Anggota DPRD setempat nyaris setiap pekan silih berganti keluar daerah.

Rajin Keluar Daerah, DPRD Konut Disorot

I Made Tarabuana

Mantan Ketua HMI Cabang Kendari Edison Peokodoh menyayangkan sikap anggota dewan yang terlalu rajin keluar daerah yang belum tentu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja dewan. Yang terjadi justru menghambur-hamburkan uang rakyat.

“Kita tidak melarang mereka (DPRD) melakukan bintek ataupun konsultasi, tapi kan setidaknya dipiliah yang penting-penting saja. Kan masih banyak masalah yang belum mereka selesaikan, seperti polemik nota tugas,” kata Edison Peokodoh, Rabu (3/2/2016).

Edison meminta wakil rakyat itu agar lebih fokus menjalankan tugasnya dan mengurangi frekuesi kunjungan luar daerah.

Terkait hal ini, Wakil Ketua DPRD Konut, I Made Tarubuana mengatakan selaku pimpinan telah beberapa kali menyampaikan dirapat agar kiranya pelayanan masyarakat lebih diutamakan.

“Saya kan sudah sampaikan kepada teman-teman anggota dewan, kalau bisa bagaimana kantor ini tidak kosong. Artinya memang perjalanan keluar daerah kita itu ada,” kata I Made Tarubuana.

Anggota DPRD Konut dua periode itu mengatakan, dalam melakukan kunjungan keluar daerah ada dua bentuk kegiatan yang sering diikuti. Pertama, bintek yang dilakukan secara kolektif dan konsultasi yang sifatnya dapat diatur waktunya.

Bahkan dirinya menyampaikan baik perjalanan bintek maupun konsultasi memang telah terjadwal. Namun, jadwal itu sesungguhnya anggota dewanlah yang seharusnya mengaturnya.

“Kalau konsultasi itu kan sebenarnya bisa kita atur waktunya, misalnya pekan ini komisi A, setelah itu baru Komisi B. Ini juga saya sudah sarankan keteman-teman ketua komisi supaya mengajak anggotanya memahami ini. Supaya kantor ini jangan sampai kosong, paling tidak adalah 1 komisi dan 1 pimpinan yang tinggal di kantor,” ujarnya.

Terkait tingkat beberapa anggota DPRD yang jarang masuk kantor, Made politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu mengakui jika pada 2015 lalu ada beberapa anggota dewan yang minim kehadirannya.

Awak Zonasultra.Com yang mencari tahu soal daftar kehadiran dewan ke ruangan Kepala Tata Usaha (KTU), mengaku jika dirinya tidak mengetahuinya karena hal tersebut masuk dalam agenda bagian persidangan.

Kepala bagian (Kabag) Persidangan DPRD Konut, Sairham pun yang ditemui menyatakan absensi kehadiran anggota dewan tidak diberlakukan selayaknya seperti PNS.

“Cuman absen rapat paripurnaji, kalau absen harian seperti pegawai sekeretariat, itu tidak ada,” kata Sairham.

Selain rapat paripurna anggota yang diabsen, lanjut Sairham, kunjungan-kunjungan kerja di luar daerah maupun bintek juga dilakukan absensi. Selain itu rapat dengar pendapat (hearing) juga masuk dalam absensi bidang persidangan.

Namun, saat awak media ini meminta daftar hadir rapat, bintek, kunker dan paripurna anggota DPRD Konut, Sairham tidak bersedia memperlihatkannya dengan alasan stafnya tidak masuk kantor.

 

Penulis : Murtaidin

Editor  : Rustam

Redaksi ZonaSultra

View all contributions by Redaksi ZonaSultra

Website: http://zonasultra.com

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com