Tampilan Desktop


Ratusan Hektar Sawah di Konut Gagal Tanam
33 Dibaca

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU – Akibat musim kemarau yang berkepanjangan tahun ini, ratusan hektar sawah di Kecamatan Lasolo kembali mengalami kekeringan. Meski kekeringan setiap tahunnya melanda petani, namun yang lebih memprihatinkan pemerintah daerah (Pemda) Konawe Utara (Konut) hingga saat ini belum mengambil langkah-langkah untuk menangani permasalahan tersebut.

Ironisnya, tak satupun saluran irigasi yang telah dibuat oleh pemda Konut untuk mengantisipasi musibah yang disebapkan alam ini. Hasil pantauan awak Zonasultra.com disepanjang sawah yang ada di Kecamatan Lasolo, jangankan saluran irigasi, sumur bor pun tak ada.

Hal itu sangat disayangkan oleh masyarakat ditiga desa yang memiliki areal persawahan. Diantaranya Desa Andumowu, Basule dan Kelurahan Tinobu, Kecamatan Lasolo.

“Disini setiap tahun kalau musin panas begini pasti sawah kami kekeringan. Baru di sini tidak ada saluran irigasi,” kata Hamesi, warga Desa Andumowu Kecamatan Lasolo, Jum,at (2/10/2015).

Belum adanya saluran irigasi menyebapkan petani sawah yang ada disekitar Kecamatan Lasolo melakukan sistem tanam dengan tadah hujan.

“Kalau kita mau mulai menanam, nanti tiba musim penghujan. Kan jika sudah musim hujan pasti sawah-sawah yang ada di sini sudah terisi air. Kalau bisa tolonglah pemerintah memikirkan kami untuk membuatkan saluran irigasi,” ujarnya.

Ditempat terpisah, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konut, Rasmin Kamil, berjanji akan memperjuangkan di dewan agar Pemda mengupayakan membangun irigasi di tahun 2016 mendatang.

“Insya Allah, kita akan pantau dulu di lapangan apa yang akan diturunkan. Apa kita akan anggarkan saluran irigasi atau sumur bor. Tergantung nanti titik airnya apa yang cocok,” kata Rasmin Kamil.

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277 redaksizonasultra@gmail.com Marketing: marketingzonasultra@gmail.com