Tampilan Desktop



Rawat Kearifan Lokal, Pemkot Baubau dan RRI Gelar Dialog Kebangsaan
54 Dibaca

Rawat Kearifan Lokal, Pemkot Baubau dan RRI Gelar Dialog Kebangsaan

 

ZONASULTRA.COM, BAUBAU – Di tengah konstelasi bangsa akibat perkembangan globalisasi saat ini, dinilai perlu mengangkat nilai-nilai kearifan lokal. Dengan menjaga kearifan lokal yang dimiliki setiap daerah di Indonesia, maka identitas kebangsaan dapat terus terpelihara.

Demikian mengemuka dalam dialog kebangsaan kerjasama Pemerintah Kota Baubau dan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) di Baruga Benteng Wolio, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Jumat (7/7/2017).

Dialog yang mengetengahkan topik “Merawat Kearifan Lokal Mengokohkan Identitas Keindonesiaan” ini dihadiri ratusan pejabat pemerintahan, tokoh agama, tokoh budaya, mahasiswa, dan masyarakat Kota Baubau.

Pemateri diantaranya Walikota Baubau AS Thamrin, Direktur Utama LPP RRI M Rohanuddin, dan budayawan Buton Hasidin Sadif. Adapun dialog kebangsaan ini mengudara secara langsung.

Walikota Baubau AS Thamrin menyatakan, kearifan lokal yang berlaku di Buton tidak hanya milik orang Buton. “Misalnya sikap saling menyayangi bagi Orang Buton. Itu juga berlaku universal,” paparnya.

Disisi lain, Walikota Baubau mengingatkan, jangan sampai fanatisme kedaerahan menjadi sekat persatuan dan kesatuan bangsa. “Untuk itu, kearifan lokal perlu dikemas dalam konteks keindonesiaan,” sebutnya.

Budayawan Buton Hasidin Sadif mengungkapkan, dalam falsafah Buton dikenal strategi pembangunan. “Korbankan hartamu demi kebaikan diri, korbankan hartamu untuk kebaikan SDM, dan korbankan kepentingan dirimu untuk kepentingan negara,” ujarnya.

Adapun Direktur Utama LPP RRI M Rohanuddin menyatakan, Indonesia memerlukan kearifan lokal agar kita memiliki identitas kebangsaan yang kuat. “Sebab itu, kearifan lokal sepatutnya tumbuh secara nasional,” ucapnya.

Lebih lanjut, menurutnya budaya itu bukan soal kesenian, tetapi terkait perilaku. “Kearifan lokal membangun kohesi bangsa. Gambarannya sebagaimana sapu lidi. Bila hanya sebatang, tak akan mampu membersihkan kotoran,” katanya. (*)

 

Oleh : Ilmaddin Husain
Penulis merupakan Aktivis LDII/KNPI

Tagged with:
HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Similar articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0822 9264 2997

0853 4040 4947

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com

ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free