Ribuan Jamaah Salat Idul Adha Padati Kawasan Eks MTQ Kendari

1
Ribuan Jamaah Salat Idul Adha Padati Kawasan Eks MTQ Kendari
IDUL ADHA- Ribuan masyrakat Kota Kendari memadati kawasan tugu MTQ Kendari dalam pelaksaan salat idul adha 1438 hijriah, Jumat (1/9/2017). (Dokumentasi Protokoler Setda Sultra)

Ribuan Jamaah Salat Idul Adha Padati Kawasan Eks MTQ Kendari IDUL ADHA– Ribuan masyrakat Kota Kendari memadati kawasan tugu MTQ Kendari dalam pelaksaan salat idul adha 1438 hijriah, Jumat (1/9/2017). (Dokumentasi Protokoler Setda Sultra)

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memusatkan pelaksanaan salat Idul Adha 1438 H di kawasan tugu eks MTQ Kendari, Jumat (1/9). Ribuan masyarakat Kota Kendari memadati kawasan tugu MTQ ini untuk melaksanakan salat Idul Adha.

Pelaksanaan salat Idul Adha kali ini, Ketua MUI Sultra KH Mursyidin bertindak sebagai imam dan khatib Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra Lukman Abunawas. Lukman membawakan khutbah dengan judul “Memaknai Idul Adha Sebagai Momentum Meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan kepada Allah SWT”.

Melalui khutbahnya, Lukman Abunawas mengharapakan masyarakat Sultra dapat memberikan doa dan semangat kepada 2.000 jamaah haji asal Sultra yang saat ini tengah menjalani ibadah di tanah suci.

“Selain itu belajar dari kisah nabi Ibrahim dan Ismail tentang keikhlasan dan kesabaran dalam mengadapi cobaan dan tututan sebagai umat Islam,” ujarnya.

Kepala Biro Kesra Setda Sultra Muhammad Arfah mengatakan pelaksanaan salat Idul Adha 1438 H berjalan lancar dan sesuai rencana awal.

Ahmad (25), salah satu warga Kelurahan Mandonga, Kota Kendari mengaku senang jika setiap tahun pelaksanaan salat ied dilaksanakan di kawasan tugu MTQ.

“MTQ kan ikon kita jadi bagus kalau kegiatan besar sering diadakan di sini termasuk salat hari raya,” ujarnya.

Untuk diketahui, tahun ini Pemprov Sultra kurban sebanyak 185 ekor sapi dan 9 ekor kambing yang disebar disejumlah lokasi diantaranya Masjid Agung Alkautsar Kendari dan kantor SKPD masing-masing. (B)

 

Reporter: Ilham Surahmin
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here