Tampilan Desktop



Ridwan Bae : Jangan Sampai Oheo “Dikuliti” Secara Politk
33 Dibaca

Ridwan menegaskan, Oheo jangan pernah mimpi, karena Munas Bali kubu Aburizal Bakri masih ada upaya hukum yakni ke pengadilan dan itu diatur oleh undang-undang partai politik. Menurutnya, jika Oheo me

Ridwan menegaskan, Oheo jangan pernah mimpi, karena Munas Bali kubu Aburizal Bakri masih ada upaya hukum yakni ke pengadilan dan itu diatur oleh undang-undang partai politik. Menurutnya, jika Oheo menjadi Plt maka itu adalah pelanggaran besar dan akan berhadapan dengannya dan seluruh pendukungnya di Sultra.
“Tidak mustahil dia akan “dikuliti” secara politik oleh pendukung saya. Jangan mimpi dia ingin menguasai Golkar Sultra dengan cara-cara yang tidak benar. Karena Plt itu dilakukan terhadap orang yang melakukan kesalahan. Kesalahan apa yang saya lakukan terhadap Golkar Sultra,” tegas Ridwan di Jakarta melalui telepon selulernya, Minggu malam (22/3/2015).
Ridwan mengaku akan menerima ancaman Oheo jika akan melakukan pergantian jabatan politik di DPRD maupun para pengurus di DPD II, jika sudah ada keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap dan sudah ingkrak. Itu pun tidak bisa serta merta ada Plt karena harus melalui musyawarah daerah (Musda). (Baca juga : Ridwan Bae: Saya Masih Ketua, Oheo Belum Punya SK)
Mantan bupati Muan dua periode itu menegaskan seharusnya Oheo tidak datang ke Sultra dengan membawa persoalan pusat karena bila Munas Bali kalah dipengadilan maka akan diserahkan kepengurusan dengan baik. 
“Jangan Oheo datang ke Sultra seolah-olah Golkar dibesarkan dirinya. Pemilu yang lalu saja suaranya (Oheo) hanya 7 ribu, dan sebelumnya menjadi anggota DPR RI apa yang dibuatnya untuk Sultra? Kalau dia datang ambil Golkar sesuai mekanisme saya hormati dan akan saya restui sebagai adik saya, tapi kalau tidak sesuai mekanisme maka dia harus berhadapan dengan seluruh pendukung saya di Sultra,” ancam Ridwan.
Ridwan menuding salah satu yang menggagalkan Golkar di Sultra adalah Oheo. Keberhasilan Golkar jangan dilihat dari penurunan jumlah kursi di kabupaten tapi lihat perjuangan bahwa kalau belum berhasil harus disadari bersama. (Baca juga : Tantang Balik Ridwan, Oheo: Dia Jual Saya Beli)
Ia mengaku dirinya tidak merasa berhasil luar biasa di Sultra tapi perolehan suara terbesar kedua setelah PAN yang menguasai Sultra adalah sudah luar biasa.
Ridwan yang juga anggota DPR RI itu mengingatkan Oheo untuk tidak merampok Golkar Sultra dengan cara tidak benar. “Kita saat ini lagi menunggu proses di kepolisian, dimana dari Sultra itu ada 8 orang DPD II  yang dipalsukan tanda tangannya pada saat Munas ancol. Jadi jangan kau (Oheo) merampok Golkar Sultra dengan cara-cara seperti itu,” tegasnya.
Terkait jabatan unsur pimpinan DPRD termasuk Wakil Ketua DPRD Sultra Wahyu Ade Pratama, Ridwan tidak akan pernah mengizinkannya. Pergantian unsur pimpinan DPRD nanti setelah ada keputusan pengadilan secara ingkrak, tapi selama belum ada keputusan pengadilan maka istilah pergantian tidak akan pernah ada. (Taslim)
HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0822 9264 2997

0853 4040 4947

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com

ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free