Tampilan Desktop


Satu Keluarga Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Penerimaan CPNS
21 Dibaca

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Kasus dugaan korupsi seleksi CPNSD Kategori 1 (K1) dan Kategori 2 (K2) di Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) melibatkan satu keluarga. Hasil penyelidikan Kepolisian Daerah (Polda) Sultra, mereka yang telah dijadikan tersangka adalah bapak, isteri dan anak.

Sang bapak, Ridwan adalah mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bombana periode 2012-2014. Kini ia telah mendekam di sel tahanan Mapolda Sultra. Ridwan diduga melakukan pungutan kepada para CPNSD K1 dan K2 agar bisa lolos menjadi PNS. Ratusan CPNS KI dan K2 oleh Ridwan, diharuskan menyetor sejumlah uang dengan harga berkisar antara Rp 30 juta sampai Rp 50 juta.

Kepala Sub Dit Tindak Pidana Korupsi (Kasubdit) Tipikor Polda Sultra, AKBP Honesto, menjelaskan istri mantan kepala BKD berinisial SA dan anak perempuannya FE dalam kasus ini ikut serta membantu mengumpulkan dana dari para calon PNS tersebut.
 
“Total kerugian negara dari dugaan korupsi K1 dan K2 itu mencapai Rp 12, 7 milyar. Penyelidikan kasus ini sejak awal tahun, kita kembangkan kasusnya dengan memeriksa 165 saksi dan tiga orang jadi tersangka yaitu satu keluarga,” kata Honesto, Rabu (8/7/2015).

Atas perbuatanya eks kepala BKD Bombana dikenakan pasal 2 dan pasal 3, Undang-Undang nomor 33 tahun 1999 sebagaimana sudah diubah di UU Nomor 20 tahun 2001 pasal 12 E dengan ancaman minimal maksimal 20 tahun penjara.

 

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com