Tampilan Desktop


Sebelum Inkracht, BK DPRD Butur : Boby Bisa Diberhentikan Sementara
25 Dibaca

Ilustrasi

Ilustrasi

 

ZONASULTRA.COM, BURANGA– Badan Kehormatan (BK) DPRD Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara (Sultra), mulai mengambil sikap terhadap anggota legislatif asal partai politik (Parpol) Hanura Herman Yanto alias Bobi yang telah menyandang status tersangka atas dugaan kasus illegal logging oleh Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Minggu depan kita akan rapat internal, nanti setelah rapat itu baru bisa ditau sanksi yang akan diberikan secara kelembagaan,” kata Ketua BK DPRD Butur Muliadin Salenda saat dikonfirmasi, Selasa (12/4/2016) di kantornya.

Legislator partai Demokrat ini, mengungkapkan sesuai ketentuan berlaku guna menjaga martabat dan kehormatan lembaga, dengan adanya penetapan tersangka, maka atas dasar status tersebut pihaknya sudah dapat menjadikan dasar menjatuhkan sanksi kode etik, karena sudah masuk dalam ranah kategori melanggar peraturan tata tertib dan kode etik, serta sumpah/janji anggota dewan.

“Bobi ini sudah masuk langgar kode etik. Tapi semuanya itu tergantung hasil rapat yang akan kami gelar minggu depan. Nanti hasilnya akan langsung disampaikan ke pimpinan dewan dan partai politik Boby bernaung,” ujarnya.

Pihaknya, tambah Muliadin, bisa saja melahirkan suatu rekomendasi dari rapat tersebut baik itu sanksi ringan maupun sanksi berat.

“sambil menunggu keputusan pengadilan yang inkracht atau sudah memiliki kekuatan hukum tetap, maka bisa saja keangotaannya diberhentikan sementara agar dia (Bobi) fokus dulu pada kasusnya,”pungkasnya.

Hal tersebut, lanjut Muliadi, dibenarkan dalam tata tertib (Tatib)) DPRD dan UU nomor 17 tahun 2014 tentang pemberhentian sementara ataupun pemberhentian tetap anggota legislatif.

“Memang BK hingga saat ini belum mempunyai tata beracara, tapi, itu bukan suatu masalah, karena bisa hanya berpedoman pada Tatib dan UU yang berlaku,” ujarnya.

Seperti diketahui, Bobi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus illegal logging sebanyak 300 kubik. Hal itu dilakukan setelah penyidik Subdit IV Tipiter Dit Reskrimsus Polda Sultra melakukan gelar perkara, pada tanggal 24 Februari lalu di aula Dit Reskrimsus Polda Sultra. (B)

 

Penulis : Darmawan
Editor   : Kiki

DY ZonaSultra

View all contributions by DY ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com