Tampilan Desktop


SPBU Andowia Diduga Belum Kantongi IMB
125 Dibaca

 SPBU ANDOWIA - Stasiun pengisian bahan bakar minyak (SPBU) yang terletak di Desa Lamondowo Kecamatan Andowia Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) diduga tidak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB).MURTAIDIN/ZONASULTRA.COM

SPBU ANDOWIA – Stasiun pengisian bahan bakar minyak (SPBU) yang terletak di Desa Lamondowo Kecamatan Andowia Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) diduga tidak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB).MURTAIDIN/ZONASULTRA.COM

 

 

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU – Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang terletak di Desa Lamondowo, Kecamatan Andowia Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) diduga tidak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB) dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Badan Perizinan Konut.

Kepala BKPM dan BP Konut, Sundu Bao yang dikonfirmasi di pelataran kantor DPRD Konut mengatakan, dirinya bisa belum memastikan jika pembangunan SPBU Andowia sudah mengantongi IMB.

Menurutnya, mekanisme pembangunan sebuah usaha selayaknya sudah harus mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB-) yang dikeluarkan oleh BKPM dan BP Konut sebelum pembangunan dilaksanakan. Namun, pembangunan SPBU Andowia telah rampung dan segera diresmikan pemamfaatannya.

“Izin operasionalnya kan dari sama saya (BKPM dan BP), tapi atas izin rekomendasi dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) untuk kajian lingkungan hidup. Makanya saya sudah sampainkan sama staf untuk mengecek kembali dokumen IMB nya,” ujar Sundu Bao, Rabu (13/7/2016).

Namun demikian, lanjut mantan Asisten I Pemda Konawe Utara itu menduga, jika IMB yang dikantongi oleh SPBU Andowia adalah IMB dimana sebelumnya masih berstatus APMS Andowia.

Untuk itu, dirinya telah memerintahkan pegawai BKPM untuk mencek kembali dan mengcopi dokumen pembangunan SPBU tersebut.

“Apakah IMB nya masih APMS yang dulu ataukah yang sekarang. Karena selama pembangunan (SPBU) belum ada yang saya keluarkan (IMB), tidak tau sebelumnya,” tukasnya.

Seharusnya, pembangunan tempat usaha baik itu SPBU maupun bangunan lainnya, tambah Sundu Bao, sudah menjadi kewenangan dari Dinas Tata Kota dalam melakukan pengecekan dan penertiban dengan berkoordinasi dengan Satpol PP sebelum diteruskan ke BKPM dan BP.

Sementara untuk SPBU Andowia sendiri terjadi penambahan bangunan. Jika pihak SPBU sendiri mengklaim telah memiliki IMB, maka dirinya belum dapat memastikan.

“Yang baru ada itu rekomendasi sementara lingkungan yang diberikan oleh BLH, karena UKL-UPL memang ada tahapannya,” tutupnya menjelaskan.

Sementara itu, pemilik SPBU Andowia, Adam, dikonfirmasi melalui telepon selulernya enggan berkomentar soal IMB tersebut. (B)

 

Reporter : Murtaidin
Editor     : Kiki

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com