Tampilan Desktop


SPBU Lasolo Diduga Layani Ratusan Jeregen Tengah Malam
192 Dibaca

PENGISIAN JERGEN : Proses pengisian BBM jenis premium dan solar di SPBU Lasolo Konawe Utara menggunakan puluhan jeregen pada malam hari posisi lampu dipadamkan, Jumat malam (30/9/2016) sekitar pukul 23.00 wita.MURTAIDIN/ZONASULTRA.COM

PENGISIAN JERGEN : Proses pengisian BBM jenis premium dan solar di SPBU Lasolo Konawe Utara menggunakan puluhan jeregen pada malam hari posisi lampu dipadamkan, Jumat malam (30/9/2016) sekitar pukul 23.00 wita. FOTO : MURTAIDIN/ZONASULTRA.COM

 

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) Lasolo di Desa Belalo Kecamatan Lasolo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), diduga kerap melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar dengan menggunakan puluhan hingga ratusan jeregen pada tengah malam hingga subuh.

Dalam operasinya, pihak SPBU Lasolo melayani puluhan bahkan ratusan jeregen yang berisikan 35 liter setiap malamnya. Padahal, layanan pengisian BBM dengan menggunakan jerigen dikhususkan kepada nelayan dan petani, itupun tidak dalam kapasitas banyak dan mendapatkan izin dari instansi terkait.

Awak ZONASULTRA. COM mencoba menelusuri praktek ini. Tepatnya, Jumat (30/9/2016) malam sekitar pukul 23.00 Wita, mendapati dua mobil tengah melakukan pengisian BBM dengan menggunakan puluhan jeregen. Kedua mobil itu jenis Avansa merah nomor polisi DT DT 1183 AM dan AVV putih DT 7546 LE dengan muatan masing 35 hingga 40 per jergen.

Manager SPBU Lasolo, Ronal, di lokai SPBU saat dikonfirmasi membela diri. Menurutnya, semua mobil yang melakukan pengisian BBM dengan puluhan bahkan ratusan jeregen setiap malamnya telah mengantongi izin.

“Mana mungkin kami berani melayani pengisian jeregen kalau tidak ada izinnya,” kata Ronal.

Namun, baik pemilik SPBU mapun pengendara kedua mobil yang mengisi BBM enggan memperlihatkan izin yang dimaksud.

Mirisnya lagi, pengisian puluhan jerigen dilakukan sendiri oleh pemilik kendaraan dalam kondisi lampu dipadamkan.

“Kalau malam kan nda ada kendaraan lain, jadi tidak mengganggu,” belanya.

Belum diketahui pasti kemana BBM itu dibawa, namun dugaan sementara pemilik kendaraan menjual ke industri.

Sementara itu, salah satu warga di sekitar SPBU Lasolo berinisial FI menuturkan, pengisian yang dilakukan tengah malam sangat mengganggu jam istirahat.

“Bunyi noselnya itu nyaring sekali, nda bisa kita tidur kaget-kaget. Kan sama saja nda ada sopan santunnya. Kayak lagi mencuri, masa tengah malam baru lampunya dipadamkan,” ungkap FI.

Ia mengungkapkan, pengisian BBM dengan menggunakan jeregen terkesan dibiarkan. Sebab, hingga kini, belum ada satupun aparat penegak hukum melakukan penindakan.

“Seharusnya pihak pertamina menjatuhkan sanksi, supaya ada pembelajaran. Jangan dibiarkan begini terus,” pintanya. (A)

 

Reporter : Murtaidin
Editor : Kiki

JN ZonaSultra

View all contributions by JN ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com