Tampilan Desktop


Tak Direkomendasikan Maju di Pilkada Kolut, Pendukung Ulfa Unjuk Rasa di Kendari
722 Dibaca

Tak Direkomendasikan Maju di Pilkada Kolut, Pendukung Ulfa Unjuk Rasa di Kendari

UNJUKRASA PDIP : Para pendukung bakal calon (balon) Bupati Kolaka Utara (Kolut) Ulfah Haeruddin menggelar aksi demo di sekitar perempatan jalan MTQ Kendari, Jum’at (16/9/2016). Demo tersebut sebagai buntut kebijakan PDIP yang merekomendasikan Boby Alimuddin sebagai balon Bupati Kolaka Utara. (RANDI ARDIANSYAH/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI– Puluhan massa pendukung Ulfah Haeruddin, kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), menggelar aksi unjuk rasa di perempatan X MTQ Kota Kendari, Jumat (16/9/2016).

Dalam aksinya, massa memprotes soal rekomendasi yang diberikan DPP PDIP terhadap Boby Alimuddin sebagai calon Bupati Kolaka Utara (Konut). Hal itu dinilai telah mencederai komitmen yang telah disepakati oleh pengurus partai PDIP secara umum.

“Kita ketahui bahwa rekomendasi Boby Alimuddin sebagai cabub Kolaka Utara, telah mencederai partai. Kita ketahui bahwa Boby merupakan mantan kader partai Golkar, padahal idealnya DPP PDIP harus mengeluarkan surat rekomendasi terhadap kadernya sendiri, bukannya kader dari partai lain,” ujar Ujang Hermawan, selaku koordinator aksi.

Ujang melanjutkan, PAC dan DPC PDIP bersama masyarakat Kolut, menilai jika penunjukan Boby telah mendeskriminasikan terhadap kader PDIP Ulfah Haerudin yang dinilai telah berjasa membesarkan partai di Kolaka Utara.

“Kami mendesak kepada DPD PDIP Sultra agar mendukung pengrekomendasian Ulfa Haeruddin, sebagai calon bupati Kolut. Mendesak DPP PDIP agar mencabut rekomendasi Boby Alimuddin sebagai calon bupati Kolut,” tegasnya.

Selain itu, massa juga mendesak DPD, DPP PDIP agar mempertimbangkan hasil rapat Bapilu yang menilai Ulfa Haeruddin bersyarat untuk mendapatkan rekomendasi dari partai sendiri.

Dengan menggunakan puluhan sepeda motor dan sejumlah mobil, massa yang selanjutnya menuju ke kantor DPD PDIP Sultra, mengancam akan memboikot kantor tersebut, jika tuntutan massa tidak dipenuhi dalam waktu 2 kali 24 jam. (A)

 

Reporter: Randi Ardiansyah
Editor  : Rustam

Tagged with:
HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Similar articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PROMOSI & IKLAN

0821 1188 2277
redaksizonasultra@gmail.com
Marketing:
marketingzonasultra@gmail.com