Tampilan Desktop


Tak Jalankan Tugas, 7 PNS Pemda Kolaka Terancam Dipecat
54 Dibaca

Tak Jalankan Tugas, 7 PNS Pemda Kolaka Terancam Dipecat

Hasimin

 

ZONASULTRA.COM, KOLAKA – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kolaka mengajukan tujuh orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka untuk disidangkan oleh majelis kode etik karena melanggar kode etik kepegawaian.

Kepala Bidang Pembinaan dan Urusan Pensiun, BKD Kabupaten Kolaka, Hasimin mengatakan, nama-nama PNS itu merupakan personil Pemda Kolaka yang dinyatakan tidak menjalankan tugasnya selama 46 hari secara kumulatif.

Ketujuh nama itu diantaranya adalah Syahlan Laonu, mantan komisioner KPU Kabupaten Kolaka yang kini masih berstatus sebagai staf Bagian Humas Setda Kabupaten Kolaka.

Menurut Hasimin, kasus Syahlan hingga diajukan untuk disidang oleh majelis kode etik itu disebabkan yang bersangkutan tidak memiliki surat keputusan izin belajar, namun yang bersangkutan malah sudah meninggalkan tugasnya sebagai abdi negara.

Selain Syahlan, nama-nama PNS yang akan menjalani sidang kode etik itu adalah Gunawan Manomang, staf BKD Kolaka yang kini masih sakit, namun tidak memiliki izin cuti sakit dari Bupati Kolaka.

Ada pula nama Munasir Arifin, staf Dinas Pariwisata Kabupaten Kolaka yang dilaporkan oleh atasannya sendiri karena tidak menjalankan tugas.

Selain itu, ada juga nama Aswar Sanusi staf BKD Kolaka yang diketahui merupakan anak mantan pejabat Bupati Kolaka Timur (Koltim), Anwar Sanusi serta Andi Ralis, staf BKKBN Kolaka.

“Dari tujuh nama itu, yang akan kita proses dalam waktu dekat ini adalah PNS atas nama Arya Sartika, staf Kelurahan Sabilambo selama dua tahun. Serta Roni, staf bagian Hukum Pemda Kolaka yang tersangkut kasus pidana penipuan. Mereka berdua ini masuk dalam pelanggaran berat,” jelas Hasimin diruang kerjanya, Selasa (12/4/2016).

Buntut dari sidang ini, lanjut dia, jelas akan berimbas pada sanksi pemecatan terhadap PNS yang bersangkutan, jika itu masuk dalam kategori pelanggaran berat.

Hasimin menilai, maraknya pelanggaran disiplin di lingkup Pemda Kolaka itu disebabkan oleh kurangnya penegakan disiplin di tingkat SKPD serta tidak efektifnya pengawasan yang dilakukan oleh Badan Inspektorat Kolaka.

“Dua faktor ini yang mesti dibenahi, kepala SKPD serta pihak pengawas yakni Inspektorat,” ujarnya.

Selama tahun 2015, Pemda Kolaka telah memecat empat orang PNS karena tidak menjalankan tugasnya selama 46 hari kerja. (A)

 

Penulis : Abdul Saban
Editor : Tahir Ose

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277 redaksizonasultra@gmail.com Marketing: marketingzonasultra@gmail.com