Tampilan Desktop


Tak Miliki Amdal, Mega Industri Konawe Ancam Lingkungan
75 Dibaca

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Proyek mega industri di kecamatan Morosi dan Bondoala kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), dituding tidak mengantongi dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal). Tak hanya itu, aktivitas PT Konawe Putra Propertindo (KKP) juga diduga telah melanggar pedoman penyusunan rencana tata ruang wilayah (RTRW) Provinsi Sultra.

Dengan begitu, kegiatan mega industri tersebut bisa mengancam kelangsungan hidup masyarakat sekitar perusahaan. Hal itu diungkapkan elemen masyarakat yang menamakan diri Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia Konawe (IPPMIK).

Mereka melakukan protes dengan mendatangi sekretariat DPRD Sultra, Senin (22/6/2015). Dalam orasinya, para pendemo mengatakan, wilayah Kabupaten Konawe yang banyaknya lahan pertanian dan tambak, bisa terkena dampak langsung bila pembangunan proyek mega industri tak sesuai prosedur.

Ketua IPPMIK Ikram, mengungkapkan bahwa lokasi mega industri di Bondoala dan Morosi merupakan daerah perairan yang jadi andalan kehidupan masyarakat untuk menggarap sawah dan tambak. Dengan masuknya proyek mega industri, tanpa memperhatikan aturan yang ada dapat menghasilkan polusi industri dan bisa mengancam keberlanjutan ekosistem yang lain.

“Proyek ini terkesan dipaksakan oleh Bupati Konawe Kerry Sjaiful Konggoasa sehingga tidak memikirkan dampak yang akan terjadi di kemudian hari. Jika Pemda Konawe memaksakan proyek tersebut maka akan berujung pidana,” Kata Ikram.

Ditambahkanya, pembangunan proyek mega industri banyak tahapan yang telah dilangkahi termasuk alih fungsi tambak dan persawahan. Untuk itu,, Ikram menegaskan DPRD Sultra bersama Gubernur harus segera menghentikan pabrik smelter pada kawasan mega industri tersebut.

 

 

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277 redaksizonasultra@gmail.com Marketing: marketingzonasultra@gmail.com