Tangkal Radikalisme, Polres Konawe Galakkan Gerakan NKRI Harga Mati

0
Tangkal Radikalisme, Polres Konawe Galakkan Gerakan NKRI Harga Mati
TANGGAL RADIKAL - Kapolres Konawe, AKBP Jemi Junaedi saat memimpin rapat koordinasi gerakan NKRI harga mati yang digalakkan untuk menangkal faham radikalisme. rapat tersebut di hadiri sejumlah perwira polisi dan juga Danramil Unaaha beserta anggota. (Restu Tebara/ZONASULTRA.COM)

Tangkal Radikalisme, Polres Konawe Galakkan Gerakan NKRI Harga Mati TANGGAL RADIKAL – Kapolres Konawe, AKBP Jemi Junaedi saat memimpin rapat koordinasi gerakan NKRI harga mati yang digalakkan untuk menangkal faham radikalisme. rapat tersebut di hadiri sejumlah perwira polisi dan juga Danramil Unaaha beserta anggota. (Restu Tebara/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, UNAAHA – Paham radikalisme saat ini terus digencarkan di berbagai pelosok Tanah Air oleh oknum-oknum yang berusaha memecah belah harmonisasi dan slogan Bhineka Tunggal Ika yang selama ini menjadi wadah pemersatu bangsa.

Kapolres Konawe AKBP Jemi Junaedi menjelaskan, meskipun Kabupaten Konawe dan Konawe Utara (Konut) yang merupakan wilayah hukum Kepolisian Resort (Polres) Konawe belum tersentuh paham radikalisme, namun lembaga penegak hukum itu mulai melakukan antisipasi dengan menggalakkan slogan NKRI harga mati.

“Meskipun saat ini beberapa kasus hanya terjadi di Pulau Jawa, tetapi tidak menutup kemungkinan hal ini juga akan terjadi di wilayah kita. Olehnya itu kita melakukan antisipasi dini dengan berbagai kegiatan dan gerakan,” Kata Jemi di ruang kerjanya, Senin (8/5/2017).

Kata dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui beberapa komando rezim militer (Koramil) agar ada kerjasama, baik antara petugas Bhabinkantibnas dan Babinsa saat bertugas di wilayah pedesaan.

Biasanya, lanjut Jemi, paham yang menyesatkan itu masuk lebih awal di wilayah pedesaan terpencil dengan menyasar masyarakat yang masih minim pengetahuan tentang paham radikalisme.

“Saya sampaikan kepada anggota yang bertugas sebagai bhabinkantibnas untuk terus memantau kondisi wilayah tugasnya dan juga memberikan pemahaman tentang ilmu agama yang baik,” tutup mantan Kapolsek Unaaha itu. (B)

 

Reporter: Restu Tebara
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here