Tampilan Desktop


Terima Penghargaan dari Basarnas, Rusda Mahmud : Ini Bentuk Kepedulian Semua Masyarakat
219 Dibaca

Terima Penghargaan dari Basarnas, Rusda Mahmud : Ini Bentuk Kepedulian Semua Masyarakat

Badan SAR Nasional (Basarnas) memberikan piagam penghargaan kepada Bupati Kabuaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara, Rusda Mahmud yang turut terlibat dalam operasi penyelamatan dan evakuasi penumpang KM Marina-02 B yang tenggelam di perairan Teluk Bone yang terjadi pada 19 Desember 2015 lalu.

 

ZONASULTRA.COM– Badan SAR Nasional (Basarnas) memberikan piagam penghargaan kepada Bupati Kabuaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara, Rusda Mahmud yang turut terlibat dalam operasi penyelamatan dan evakuasi penumpang KM Marina-02 B yang tenggelam di perairan Teluk Bone yang terjadi pada 19  Desember 2015 lalu.

Penyerahan penghargaan itu pada Kamis, 4 Februari 2016 di salah satu hotel  berbintang di seputaran Teluk Kendari diserahkan langsung oleh Kepala Badan SAR Nasional, Marsekal Madya TNI FHB Soelistyo dan sejumlah jajaranya.

Selain bupati Kolaka Utara, Basarnas juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pejabat yang ada di Sulawesi Tenggara diantaranya Kapolda Sultra, Bupati Kolaka Ahmad Syafei, Bupati Kolaka Kapolres berbintang Kolaka, Syafei KaharKahar, Dandim Kolaka, instansi perorangan TNI/Polri dan masyarakat dan nelayan yang  turut terlibat dalam operasi dan evakuasi KM Marina Baru.

Terima Penghargaan dari Basarnas, Rusda Mahmud : Ini Bentuk Kepedulian Semua Masyarakat

Rusda Mahmud bersama Bupati Kolaka menerima penghargaan dari Basarnas. (Ilham/ZONASULTRA.COM)

Bupati Kolaka Utara, Rusda Mahmud usai menerima penghargaan mengatakan sangat mengapresiasi Basarnas yang memberikan penghargaan terhadap  pihak-pihak yang  turut mencari dan menyelamatkan korban KM. Marina Baru 2B.

“Penghargaan ini bukan hal biasa, namun menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dalam operasi kemanusian. Kami bangga atas keberhasilan dalam pencarian dan penyelamatan korban Marina baru 02 B yang tentunya didukung keterlibatan masyarakat nelayan khusus di Kolaka Utara,” ucap Rusda Mahmud.

Bupati yang sudah menjabat 2 periode di daerah yeng terkenal sebagai lumbung cokelat di Suawesi Tenggara itu juga menyampaikan  bahwa apresiasi yang dia dan jajaranya peroleh dari Basarnas ini merupakan sebuah motivasi untuknya guna bekerja lebih baik lagi dalam menghadapi potensi-potensi bencana.

“Penghargaan ini merupakan motivasi bagi kita semua yang telah menyumbang tenaga pikiran dan waktu agar kedepannya bila ada potensi bencana kita lebih tanggap dan lebih sigap lagi dalam membantu basarnas,” katanya.

Kepala Badan SAR Nasional, Marsekal Madya Bambang Sulistyo dalam sambutannya mengatakan, dalam operasi penyelamatan korban KM Marina Baru, terdapat beberapa komponen yang dianggap sudah sangat berjasa dalam pencarian dan penyelamatan Korban Marina Baru 2B yakni, Basarnas dan Jajarannya, TNI/Polri, Pemerintah, relawan serta masyarakat nelayan.

“Pencarian dan penyelamatan korban, tak lepas pada empat potensi SAR yang ada, sehingga kami patut memberikan penghargaan ini,” ujar Jenderal Bintang Tiga tersebut.

Selain itu lanjutnya, tolong menolong dalam operasi kemanusiaan sulit dilupakan sehingga penghargaan ini diberikan kepada potensi SAR.

Dirinya berharap, agar setiap orang menjadi duta terhadap masyarakat untuk selalu mengingatkan dalam bertindak.

Terima Penghargaan dari Basarnas, Rusda Mahmud : Ini Bentuk Kepedulian Semua Masyarakat

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kolaka Utara, Nurfaedah Rusda mengunjugi korban kapal tenggelam KM Marina Baru 2B di rumah sakit Jafar Harum, kemarin. (Luis/ZONASULTRA.COM)

”Kalau kita ketahui bahwa saat ini kondisi cuaca buruk, maka kita menjadi duta keselamatan, mengingatkan masyarakat untuk menunda dulu, agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Acara penghargaan kepada pihak-pihak yang sudah berjasa dalam operasi evakuasi dan penyelamatan korban KM Marina Baru 02 B itu, ini diawali pemutaran film dokumenter proses pencarian dan penyelamatan korban. Pada acara itu Basarnas juga menggelar eksebisi sejumlah peralatan canggih yang digunakan Basarnas dalam setiap operasi penyelamatan baik di darat, laut dan udara.

Pada acara pemberian penghargaan tersebut, turut hadir Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Kepala Basarnas danrombongan, HM. Saleh Lasata, Wakil Polda Sultra, Bupati, BPBD Kolaka, Damren 143/HO, Danlanal, sejumlah Kapolres dan Kepala SAR dan Jasaraharja.

Data dari SAR Kendari mencatat, dari operasi yang melibatkan berbagai unsur selama 13 hari total itu, penumpang yang ada di dalam kapal, sebanyak 118 orang termasuk dua penumpang sebagai petugas kantin di kapal yang tidak tercatat dalam daftar manifes.

Dari jumlah itu, 40 penumpang dinyatakan selamat, 66 orang ditemukan meninggal dunia, sedangkan 12 penumpang lainnya, tidak ditemukan.

KM Marina Baru 02 B, bertolak dari pelabuhan Tobaku menuju pelabuhan Siwa pada Sabtu, 19 Desember 2015, pukul 11.00 Wita. Dalam perjalanannya, kapal yang memuat lebih dari seratus penumpang itu dihantam ombak tinggi.

Pimpin Pencarian Korban

Kepedulian Rusda Mahmud terhadap korban tragedi tenggelamnya KM Marina Baru 2B, di perairan Siwa 19 Desember lalu patut diacungi jempol. Ia memimpin langsung pencarian korban di perairan Kolaka Utara bersama dengan Basarnas dan TNI. Dalam pencarian ini, Rusda didampingi Dandim 1412 Kolaka, Letkol. Cosmos Manukallo Dangga dan tim gabungan lainnya.

Terima Penghargaan dari Basarnas, Rusda Mahmud : Ini Bentuk Kepedulian Semua Masyarakat

Bupati Kolaka Utara (Kolut) Rusda Mahmud memimpin pencarian korban kapal tenggelam KM Marina 2B yang karam Sabtu (19/12/2015) pekan lalu. Rusda didampingi Dandim 1412 Kolaka, Letkol. Cosmos Manukallo Dangga, tim gabungan kembali memfokuskan pencaraian korban di bagian utara.Luis/ZONASULTRA.COM

 

Rusda menegaskan untuk pencarian korban akan dilakukan semaksimal mungkin baik dari pihak Basarnas, TNI, Polri, Pemda dan relawan. Dengan harapan tim akan kembali menemukan korban baik selamat maupun yang sudah meninggal.

“Dalam sebuah harapan, tidak ada yang tidak mungkin terjadi kalau itu sudah kehendak yang maha kuasa. Meskipun sudah lama tetap semua masih berharap ada ditemukan korban selamat,” ujar Rusda.

Rusda juga memberikan apresiasi terhadap relawan syuhada yang berhasil menemukan 31 orang yang selamat.

Ia pun memberikan apresiasi kepada Basarnas, TNI, Polri dan relawan yang sudah melakukan upaya maksimal penyelamatan.

Rasa simpati dan kepedulian juga ditunjukkan isteri Bupati Kolaka, Nurfaedah Rusda. Ia mendatangi para korban selamat yang terbaring di rumah sakit Jafar Harum dan memberikan sejumlah bantuan. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat yang ada di daerah itu untuk terlibat langsung membantu melakukan pencarian korban, viber KM Marina Baru 2B.

Nurfaedah yang langsung menyerahkan bantauan, pakaian lengkap anak dan dewasa, matras dan tikar terhadap korban yang dirawat di rumah sakit Jafar Harun menegaskan, Pemda Kolut akan terus berupaya mengerahkan dan mengarahkan segala potensi yang ada bersama pihak terkait dalam usaha penyelamatan korban.

Sementara itu, tim terpadu dari BPBD, Kepolisian, TNI, Basaranas, Relawan dan instansi Pemda Kolut telah mendirikan posko sejak adanya kabar kapal KM Marina Baru 2B hilang kontak. (Advertorial)

Tagged with:
HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Similar articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com