Tampilan Desktop


Terindikasi Lakukan Ritual Syiah, Acara di Hotel Kubra Dibubarkan Masyarakat
1434 Dibaca

terindikasi-lakukan-ritual-syiah-acara-di-hotel-kubra-dibubarkan-masyarakat1

Ritual Syiah : Ratusan masyarakat bersama beberapa ormas islam mengepung Hotel Kubra yang terletak di jalan Edi Sabara, By Pass, Kelurahan Lahundape, Kendari, Selasa (11/10/2016) sore. Masyarakat membubarkan kegiatan peringatan hari Asyuro oleh kelompok Syah yang diduga menyimpan dari ajaran islam yang sesungguhnya di hotel tersebut. (Foto : Lukman Budianto/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Ratusan masyarakat bersama beberapa ormas islam mengepung hotel kubra yang terletak di jalan Edi Sabara, By Pass, Kelurahan Lahundape, Kendari, Selasa sore (11/10/2016).

Masyarakat membubarkan kegiatan peringatan hari Asyuro oleh kelompok Syiah yang diduga menyimpang dari ajaran islam yang sesungguhnya di hotel tersebut.

Salah satu masyarakat Kelurahan Kemaraya yang turut serta dalam gerakan ini, Abu Dihyah mengatakan jika kegiatan peringatan asyuroh ini adalah kegiatan syiah yang tidak boleh dibiarkan terus berlanjut.

“Mereka ini sudah jelas sesat, dan tidak boleh kita biarkan acara ini terus berlanjut. Saya juga menyesalkan kepada pihak kepolisian kenapa membiarkan acara ini terus berlanjut, padahal ini sangat berbahaya bagi masyarakat,” ujar Abu Dihyah

“Bayangkan ajaran mereka ini mengkafirkan sahabat nabi dan menganggap Aisyah itu adalah pelacur,” ungkap jamaah wahdah ini.

Sementara itu, pimpinan Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia, (Ijabi) Sultra, Nunung Siagi selaku penyelenggara kegiatan ini mengakui bahwa dirinya memang penganut ajaran Syiah, namun bukanlah syiah yang sesat seperti kabar yang beredar di tengah masyarakat.

“Intinya kita di sini saling menghargailah kepercayaan orang lain. Kami juga tidak pernah mengusik kepercayaan siapapun. Intinya NKRI harga mati, dan selama kami tidak mengusik keutuhan NKRI, kami tidak pernah takut,” terangnya.

terindikasi-lakukan-ritual-syiah-acara-di-hotel-kubra-dibubarkan-masyarakat

pembubaran kegiatan hari asyuro oleh kelompok Syiah di Hotel Kubra yang terletak di jalan Edi Sabara, By Pass, Kelurahan Lahundape, Kendari, Selasa (11/10/2016) sore.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kendari AKBP Sigit Hariadi yang memediasi kedua belah pihak yang berseberangan ini mengungkapkan jika pihaknya tidak akan masuk terlalu dalam terhadap persoalan ini, karena masalah keyakinan mereka.

“Kita di sini cuma bertugas untuk mengamankan agar tidak terjadi benturan antara dua kelompok ini,” ungkap Sigit.

Pantauan zonasultra.com, hasil mediasi kedua belah pihak ini selanjutnya akan diserahkan kepada Majelis Ulama Indonesia yang ada di Kota Kendari untuk ditindak lanjuti.

Terkait kekisruhan ini, Abdul Majid selaku General Manejer Hotel Kubra mengaku tidak tahu-menahu tentang kegiatan tersebut, karena laporannya ke pihak hotel hanya melakukan halal bi halal.

“Tidak mungkin kita mau tolak, kan dipikiran kami ini cuma halal bi halal,” singkat Majid.

Selain Kapolres dan pemerintah setempat, dalam usaha memidasi kedua belah pihak, turut hadir pula Kabid Humas Kemenkumham, H. Muslim.

Terlihat ratusan personil kepolisian berpakaian lengkap siaga di halaman hotel untuk mengamankan kekisruhan ini.

Acara peringatan hari asyuro ini pun akhirnya terhenti, dan ratusan massa yang berkumpul di halaman hotel kubra yang terus meneriakkan takbir membubarkan diri secara tertib. (A)

 

Reporter : Lukman Budianto
Editor    : Rustam

DY ZonaSultra

View all contributions by DY ZonaSultra

9 Comments

  1. taubat 11 Oktober 2016 at 6:15 pm

    syiah itu memang sesat!!!!! msih bnyak orang yg tidak tdak tahu tentang syiah,, jelas2 yg mmbuat ajaran syiah adalh orang yahudi pada zaman nabi yg brpura pura msuk islam, apabila syiah mnguasai NKRI maka hnrcurlah negara ini lihatlah yaman, iran, irak, itu lah negara yg di kuasai oleh syiah, smua ngara itu tlah hancur

  2. Anto 11 Oktober 2016 at 6:50 pm

    Alhamdulillah masyarakat kota kendari sebagian sdh tahu apa itu syiah dan kesesatannya

  3. Qabil 11 Oktober 2016 at 7:04 pm

    Jgn terlalu kebablasan beragama kawan. Ente belum paham syiah, lalu menjastis bahwa dia itu sesat. Emang elu beragama sudah bener ya..? Kroscek diri dulu lah. Perbaiki syahadatmu. Hanya Tuhan yg berhak menjudge apakah sesat atau tidak.

    • Alex 12 Oktober 2016 at 10:11 am

      Syiah sudah diharamkan oleh Majelis Ulama Indonesia, bung.

    • Ilham 19 Oktober 2016 at 7:45 am

      terlalu banyak informasi tentang kesesatan Syiah di Internet, kurang paham apa lagi tentang mereka, mereka nyata-nyata sesat dan menyesatkan, yg bela syiah biasanya orang syiah sendiri atau orang yg masih awam dengan agama Islam. apakah ajaran yang mencaci maki para sahabat Rasulullah dan menuduh istri Rasululah berzina masih dikatakan tidak sesat?

  4. Suba 11 Oktober 2016 at 7:08 pm

    Silakan berbicara tentng syiah tanpa referensi,, karna kalian tidak lebih dari sekumpulan orng2 yg tdk bsa gunakan otaknya dmata kami,

  5. nato 11 Oktober 2016 at 7:11 pm

    Lawan kesesatan SYIAH….
    Allahu Akbar!!

  6. La Galugu 11 Oktober 2016 at 9:05 pm

    sudah ada Keputusan Hukum Final dan Incraht (berkekuatan Hukum Tetap) dari Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1787 K/Pid/2012 (penolakan terhadap Banding pasal 156a KUHP yang diajukan terpidana Tajul Muluk alumni YAPI Bangil, Jatim), yang menyatakan bahwa ajaran syi’ah telah menodai dan menistakan Agama Islam.

  7. kentut sakti 12 Oktober 2016 at 1:24 pm

    hitam jidat itukan ajaran syiah, kok banyak yang ikut2an ?

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com