Tampilan Desktop


Tiadakan Sepakbola di Peringatan HUT RI, Camat Ini Diprotes Warga
20 Dibaca

ZONASULTRA.COM, UNAAHA – Keputusan Camat Puriala, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Habibi Tuduan, yang tidak mengikutkan cabang olah raga sepak bola dalam perayaan menyambut HUT RI dinilai sepihak. Hal ini mengundang protes masyarakat setempat, karena jenis olahraga tersebut yang paling banyak digemari dan ditunggu warga namun yang diadakan hanya bola voli, bola gotong dan sepak takraw.

Dengan keputusannya itu, Habibi dinilai sudah tidak layak lagi mengemban tugas sebagai camat di daerah perbatasan tersebut.

Sebagian masyarakat kemudian meluapkan kekecewaannya itu dengan mencoret dinding kantor Camat Puriala dengan menggunakan batu merah bertuliskan “ganti saja Camat Puriala”.

Parahnya, diantara tulisan protes tersebut terdapat beberapa kalimat tidak sopan seperti nama binatang dan mahluk halus.

“Memang itu camat (Habibi), tidak ada program yang dibuat yang menyentuh masyarakat banyak. Kerjanya hanya bikin surat keterangan tanah (SKT) kemudian kerjasama dengan kepala desa dan perusahaan sawit untuk melakukan jual beli lahan, dengan iming-iming pembebasan lahan, giliran yang seperti ini (kegiatan olahraga) dia masa bodoh saja,” kata warga Puriala yang meminta namanya tidak disebutkan, Rabu (11/08/2015).

Hal senada juga disampaikan anggota Ikatan Pemuda Kecamatan Puriala (IPKP), Ujang Hermawan, yang menyesalkan sikap Camat Puriala yang menghapus cabang olahraga sepak bola dalam pertandingan jelang 17 Agustus ini. Padahal menurut dia, diantara olahraga yang dipertandingkan hanya olahraga itulah yang paling dinantikan masyarakat sebagai hiburan tahunan.

Kata dia, seharusnya pemerintah bisa lebih jeli lagi melihat potensi wilayahnya yang bisa dikembangkan termasuk olahraga. Terlebih di wilayah itu terdapat beberapa remaja-remaja yang sudah terbukti bisa membanggakan Kecamatan Puriala, seperti Jumilianto yang kini menjadi penyerang handal Sultra dan Universitas Halu Oleo.

“Kalaupun tidak ada bola, mestinya ada kegiatan lain seperti kesenian atau olah raga tradisional, tapi ini hanya tiga saja, kalau menurut saya mendingan tidak usah ada kegiatan karena percuma saja, olehnya itu kami minta agar camat ini secepatnya di ganti, lagi pula sejak dia menjadi camat tidak ada pekerjaannya yang dirasakan masyarakat banyak, yang dia urus hanya tambang dan sawit saja,” ungkap Ujang.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi yang diberikan Habibi. Saat awak Zonasultra.com bertandang ke kantornya, ia tidak berada di tempat.

 

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com