Tim Monev Mabes Polri Evaluasi Kinerja Kapolres Konawe

1
Tim Monev Mabes Polri Evaluasi Kinerja Kapolres Konawe
Monev : Kombes Pol Djoko Susilo saat memberikan arahan tata cara pengisian kuisioner penilaian terhadap kinerja Kapolres Konawe selama menjabat.

Tim Monev Mabes Polri Evaluasi Kinerja Kapolres Konawe TIM MONEV – Kombes Pol Djoko Susilo saat memberikan arahan tata cara pengisian kuisioner penilaian terhadap kinerja Kapolres Konawe selama menjabat. Rabu (10/5/2017) (Restu Tebara/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, UNAAHA – Kinerja Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali dimonitoring oleh tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Asessor Mabes Polri. Evaluasi kinerja tersebut dilakukan untuk mengukur keberhasilan AKBP Jemi Junaedi selama menjabat sebagai Kapolres Konawe.

Ketua Tim Monev Kombes Pol Djoko Susilo menjelaskan, selain untuk menjadi bahan asesemen oleh Mabes Polri terhadap kinerja anggota, nilai yang didapatkan juga dimasukkan dalam rekam jejak pejabat yang nantinya akan menjadi bahan penilaian ketika memberikan posisi kepada pejabat di institusi kepolisian.

“Ini merupakan evaluasi tentang kegiatan asesmen center yang dilakukan Mabes Polri dan Polda, dan ini dilakukan setiap dua kali dalam setahun,” Kata Djoko Susilo di sela-sela kegiatan monitoring di Unaaha, Rabu (10/5/2017)

Semua hasil yang didapatkan, lanjutnya, akan diakumulasikan dan dibuat laporan yang nantinya akan masuk dalam rekam jejak pejabat yang bersangkutan. Nantinya, rekam jejak ini akan melekat pada data pribadi Kapolres dan bahan pertimbangan untuk promosi jabatan selanjutnya.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Kepala (Perkap) Kepolisian RI Nomor 5 Tahun 2016 tentang Kompetensi.

“Dengan begitu data Kapolres sudah ada, mulai bagaimana cara kepemimpinannya, konsep penyelesaian masalahnya, dan juga program selama menjabat sebagai Kapolres,” ujarnya.

Kegiatan monev tersebut tidak hanya melibatkan internal institusi kepolisian melainkan melibatkan berbagai kalangan. Mulai dari tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, LSM, kejaksaan, pengadilan, pemerintah daerah (Pemda), DPRD, dan juga kalangan jurnalis. (B)

 

Reporter : Restu Tebara
Editor : Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here