Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan, Bupati Koltim Canangkan Penanaman Melon

62
Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan, Bupati Koltim Canangkan Penanaman Melon
PANEN RAYA - Bupati Kolaka Timur (Koltim), Tony Herbiansyah didampingi ketua Tim Penggerak PKK, Surya Hutapea saat melakukan panen melon, di desa Mulia Jaya, Kecamatan Dangia, Jumat (8/2/2019). (Samrul/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA. COM, TIRAWUTA – Buah melon menjadi satu ketertarikan bagi Bupati kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), Tony Herbiansyah.

Menurutnya, Koltim sebagai daerah otonomi baru memiliki peluang yang menjanjikan sebagai penghasil melon terbesar di Sultra. Apalagi waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan penghasilan dari budidaya melon cukup singkat yakni 67 hari.

“Pasokan buah melon di Sultra boleh dikatakan tidak ada. Selama ini, melon banyak didatangkan dari Sulawesi Selatan (Sulsel) dan pulau jawa. Dan ini satu peluang besar buat kita,” terangnya kepada Zonasultra.com usai panen raya tanaman hortikultura, di desa Mulia Jaya, Jumat (8/2/2019).

Dikatakan, potensi pengembangan melon begitu luar biasa, apalagi struktur tanah di Koltim sangat mendukung. Selain itu banyak lahan tidur terutama di wilayah pedesaan yang masih kurang dimanfaatkan.

“Kenapa peluang ini tidak kita isi. Kita tidak perlu lagi mengambil melon dari luar. Saya sangat antusias sekali untuk mengembangkan melon secara massal,”ujar Tony Herbiansyah.

Sebagai wujud kepedulian, lanjutnya, maka Pemda Koltim akan menyiapkan bibit melon dan diberikan secara gratis. Pemberian bibit melon dititikfokuskan pada pengelola Badan Usaha Desa (Bumdes).

Tony optimis jika program budidaya melon dapat mendongkrak ekonomi kerakyatan di wilayah Koltim. Sehingga diharapkan masyarakat bisa menerima dan melaksanakan program tersebut dengan baik.

“Petani harus berbuat apalagi untuk kepentingan petani itu sendiri. Kita pemerintah menyukseskan program dan dirasakan masyarakat. Semoga kedepan bukan hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Koltim tetapi semoga pula bisa menjadi ikon Sultra,”tukasnya. (b)

 


Kontributor : Samrul
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib