Tampilan Desktop

Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, FKM Unidayan Baubau Gelar Kuliah Pakar
84 Dibaca

Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, FKM Unidayan Baubau Gelar Kuliah Pakar

KULIAH PAKAR – Foto Bersama Rektor Unidayan LM Sjamsul Qamar, Dekan FKM Irwan Amar, Wakil Dekan Bidang Akademik FKM Unidayan Wahyuddin, Wakil Dekan Bidang Keuangan FKM Unidayan Ni’ma Meilani, Ketua Program Studi FKM Unidayan Taswin, Sekretaris Program Studi FKM Unidayan Azfari Azis, dan para dosen lingkup Unidayan Seusai Kuliah Pakar. (Foto Istimewa)

 

ZONASULTRA.COM, BAUBAU – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berupaya meningkatkan khazanah pengetahuan dan kompetensi civitas akademika untuk mewujudkan visinya menjadi FKM yang unggul di kawasan Indonesia Timur pada 2035 mendatang. Salah satunya menyelenggarakan kuliah pakar dengan mendatangkan guru besar FKM Universitas Hasanuddin Makassar Muhammad Syafar sebagai pemateri di Baruga La Ode Malim Kampus Palagimata Unidayan, Senin (31/10/2016).

Kuliah pakar dengan tema, “Peluang dan Tantangan Tenaga Kesehatan Masyarakat dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)” ini dibuka secara resmi oleh Rektor Unidayan LM Sjamsul Qamar.

Dalam sambutannya, Rektor Unidayan memberikan apresiasi kepada pimpinan FKM dan jajarannya atas terselenggaranya kuliah pakar tersebut. Menurut Sjamsul Qamar, kuliah pakar dengan tema ini sangat penting karena menghadapi MEA tentu memerlukan persiapan-persiapan yang indikatornya bisa bersiang dengan negara-negara anggota ASEAN itu sendiri.

“Karena itu mahasiswa harus dibekali dengan kompetensi/skill yang bisa bersaing sesuai dengan bidang ilmunya,” kata dia.

Hal senada juga diungkapkan Dekan FKM Unidayan Irwan Amar. Dikatakan dia, FKM telah melakukan berbagai macam upaya untuk memenuhi kompetensi yang diharapkan, diantaranya menyelenggarakan workshop kurikulum, menyelenggarakan pelatihan-pelatihan baik dosen maupun mahasiswa dan lain-lain.

Irwan Amar juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak universitas yang senantiasa memberikan ruang dan dukungan untuk kegiatan-kegiatan positif yang bersifat pengembangan untuk FKM maupun secara institusi.

Sementara itu, Muhammad Syafar dalam materi yang disampaikan memberikan banyak inspirasi dan solusi dalam berkompetisi di era MEA ini.

Syafar menerangkan kiat-kiat dasar yang harus dimiliki oleh mahasiwa untuk bisa bersaing dalam dunia kerja dengan penduduk negara-negara anggota MEA, diantaranya penguasaan bahasa. Dia mencontohkan, waktu dirinya berkunjung ke Korea, disana banyak peminat kelas Bahasa Indonesia. Tentu tujuan mereka belajar Bahasa Indonesia dengan harapan bisa bekerja di Indonesia.

Guru besar ini juga mengatakan, khusus tenaga kesmas untuk berkompetisi di dunia kerja di era MEA ini adalah harus mempunyai kompentensi. Untuk mengukur itu diawali dengan uji kompetensi, dimana uji ini berfungsi untuk mengukur pengetahuan, keterampilan, dan sikap tenaga kesehatan yang sesuai dengan standar profesi.

Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang informasi dan peningkatan khazanah pengetahuan tentang pentingnya kompetensi/skill di era MEA dimana perguruan tinggi berperan sebagai garda terdepan untuk melahirkan calon tenaga kerja yang terdidik dan berkualitas serta mampu bersaing dengan negara lain.

Kuliah pakar ini dihadiri Rektor Unidayan LM Sjamsul Qamar, Dekan FKM Irwan Amar, Wakil Dekan Bidang Akademik FKM Unidayan Wahyuddin, Wakil Dekan Bidang Keuangan FKM Unidayan Ni’ma Meilani, Ketua Program Studi FKM Unidayan Taswin, Sekretaris Program Studi FKM Unidayan Azfari Azis, dan para dosen lingkup Unidayan serta ratusan mahasiswa. (*)

 

Penulis: Dahmar, S.KM, M.Kes (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FKM Unidayan)

Tagged with:
HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Similar articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PROMOSI IKLAN

0821 1188 2277
redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:
marketingzonasultra@gmail.com