Tingkatkan Pelayanan Publik, Pemda Bombana Luncurkan Aplikasi Smart City

Tingkatkan Pelayanan Publik, Pemda Bombana Luncurkan Aplikasi Smart City
APLIKASI SMART CITY - Pemerintah Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) kini telah mengaktifkan aplikasi Smart City di salah satu aula kantor Bupati setempat, Jumat (1/3/2019). (MUHAMMAD JAMIL/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, RUMBIA – Aplikasi smart city yang diharapkan memudahkan akses cepat tanggap di tengah masyarakat di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) kini mulai diaktifkan. Aplikasi digital jejaring informasi ini resmi beroperasi di wilayah itu usai dilaunching pemerintah daerah (Pemda) Bombana di salah satu aula kantor bupati setempat, Jumat (1/3/2019).

Aplikasi smart city ini diberi nama Bombana smart regency yang menyediakan 27 ikon di dalamnya. Ikon yang tersedia meliputi ikon penyebaran berita online mapun cetak, lokasi item daerah seperti layanan jasa. Ada pula layanan aspirasi dan pengaduan online rakyat (Lapor), sarana SPBU, Olahraga, kuliner, informasi haji, pertukangan dan ikon lainnya yang ada di daerah itu.

Bupati Bombana, H. Tafdil menyampaikan, aplikasi smart city diluncurkan sebagai wadah yang memegang peranan penting dalam percepatan akses informasi secara tanggap. Masyarakat pun bisa lebih mudah mengetahui perkembangan lintas sektoral.

” Jadi, pemda menyediakan fasilitas yang bisa dimanfaatkan bagi seluruh warga Bombana atau luar daerah ini untuk mencari informasi seluas-luasnya tentang perkembangan, pelaporan, jasa-jasa layanan yang tersedi,” kata Tafdil usai melaunching aplikasi smart city itu.

Untuk tahap awal, lanjut Tafdil, program yang merupakan inovasi dari instansi kominfo itu akan meningkatkan transparansi pelayanan publik yang selama ini kerap mendapat penilaian buruk. Aplikasi itu pula diakuinya menjadi yang pertama kalinya diterapkan di wilayah Sultra.

” Tahap awal penggunaan aplikasi ini, kita akan lihat dulu efektif atau tidak. Jika ada kendala, kita akan lakukan evaluasi untuk peningkatannya lagi kedepannya,” ujarnya.

Bupati Bombana dua periode ini mengharapkan, sinergitas seluruh perangkat OPD, penegak hukum dan lintas agama agar mampu mendukung upaya penyebarluasan informasi daerah lewat aplikasi tersebut.

” Saat ini kita dituntut transparansi sektor layanan publik dan harus terbuka untuk masyarakat. Jadi tidak ada alasan bagi siapapun yang menjadi perangkat daerah untuk tidak memanfaatkan hadirnya aplikasi ini. Semua wajib melibatkan admin di instansinya untuk mengakses kegiatannya. Ini pula kami inginkan sinergitas seluruh instansi vertikal di daerah kita menggunakan aplikasi ini,” paparnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Bombana, Andi Idris menjelaskan, hadirnya smart city dengan slogan Bombana smart regency itu sebagai upaya mencerdaskan masyarakat. Sebab, data yang nantinya disajikan dalam aplikasi tersebut cukup akurat dan sangat bermanfaat bagi masyarakat umum.

Kata dia, untuk bisa mengakses aplikasi itu akan mudah ditemukan di smartphone android. ” Cukup dengan membuka plikasi playstore lalu klik “Bombana smart regency”, masukkan email atau facebook, pengguna bisa mengaksesnya. Disana, sudah ada segala jenis informasi tentang Bombana,” terang Andi Idris.

Andi Idris kembali menjelaskan, proses penyajian data dalam aplikasi itu tentu tidak dijalankan sendiri namun melibatkan PT Indonesia Indicator. Perusahaan swasta itu dianggap terdepan di bidang intelijen media, analisis data, dan kajian strategis untuk pengambilan keputusan dalam penyajian informasi yang berlokasi di Jakarta. (a)

 


Kontributor: Muhammad Jamil
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib