Tampilan Desktop


Tugu Persatuan Eks MTQ Berganti Nama, DPRD Sultra Kaget
1371 Dibaca

Tugu Persatuan Eks MTQ Berganti Nama, DPRD Sultra Kaget

PERUBAHAN NAMA TUGU: Tugu Persatuan Sulawesi Tenggara (Sultra) yang ada di areal MTQ Squere Kendari. Kini telah berubah nama menjadi Tugu Religi Sultra. Hal itu tampak dari papan nama yang baru saja selesai dibangun di depan tugu tersebut, Kamis (7/1/2016). MUHAMMAD TASLIM DALAM/ZONASULTRA.COM

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI– Tugu Persatuan Sulawesi Tenggara (Sultra) yang ada di areal eks MTQ Squere Kendari kini telah berubah nama menjadi Tugu Religi Sultra. Hal itu tampak dari papan nama yang baru saja selesai dibangun di depan tugu tersebut.

Ketua Komisi I Taufan Alam DPRD Sultra mengaku kaget atas perubahan nama aset pemerintah provinsi (Pemprov) Sultra tersebut. Selama ini pemprov tidak pernah berkoordinasi dengan DPRD Sultra terkait perubahan nama tugu tersebut.

Idealnya dalam melakukan perubahan nama monumen provinsi apalagi aset daerah sebaiknya dikonsultasikan dengan DPRD Sultra. Selain itu kata Taufan, nama tugu tersebut menyangkut banyak hal termasuk pertimbangan psikologi orang yang memberikan nama tugu tersebut.

“Pada saat dibangun pasti ada pertimbangan filosofis terkait tugu dan namanya. Kalaupun ada perubahan nama yang paling tepat disitu bukan tugu religi melainkan tugu wisata, karena banyaknya kegiatan wisata kuliner di siang hari dan pada saat-saat tertentu juga lokasi itu jadi tempat wisata budaya misalnya jika ada pameran,” kata Taufan di ruang Komisi I DPRD Sultra, Kamis (7/1/2016).

Adapun wisata religi hanya pada momen-momen tertentu seperti adanya pergelaran MTQ. Kata Taufan, nama tugu religi tidak tepat karena pada malam hari area disekitar tugu dijadikan tempat pacaran bagi muda-mudi pada malam hari dan mengarah ke hal-hal mesum.

Tugu Persatuan Eks MTQ Berganti Nama, DPRD Sultra Kaget

PERUBAHAN NAMA TUGU: Tugu Persatuan Sulawesi Tenggara (Sultra) yang ada di areal MTQ Squere Kendari, sebelum di ubah menjadi Tugu Religi Sultra. (Muhlis/ZONASULTRA.COM)

 

“Idealnya dalam hal penamaan (aset daerah) seperti itu harus ada perda (Peraturan daerah) yang mengaturnya. Terkait nama tugu persatuan itu sebelumnya sudah ada atau tidak perdanya, saya belum tahu persis karena itu dibangun sudah lama. Sekarang tiba-tiba ada perubahan itu kita tidak tahu darimana munculnya,” ujar Taufan.

Perlu diketahui, tugu persatuan yang telah berganti nama tersebut merupakan monumen daerah yang digagas dan dibangun oleh mantan Gubernur Sultra Ali Mazi, periode 2002-2008. Tugu yang tingginya 99 meter itu dibangun di atas lahan yang dulu digunakan Musabaqoh Tilawatir Qur’an (MTQ) tingkat Nasional ke-21 tahun 2006. Olehnya, tugu itu biasa dikenal MTQ Square.

MTQ Square yang berada di depan kantor Walikota Kendari itu biasanya digunakan untuk berbagai kegiatan pameran, konser musik dan pergelaran lainnya. Bahkan kegiatan setingkat nasional juga digelar di lokasi sekitar tugu tersebut. Hal itu membuat tugu itu menjadi pusat kota Kendari yang mirip kawasan Monas di Jakarta.

Diera Gubernur Sultra Nur Alam yang sudah menjabat 2 periode, fisik tugu tersebut seolah tak tersentuh.

Besi-besi di dalamnya tampak sudah berkarat, dindingnya dipenuhi coretan, dan kacanya banyak yang berlubang. Bahkan tangga untuk naik ke puncaknya sudah tidak aman lagi karena beberapa anak tangga yang rusak.

 

Penulis : Muhammad Taslim Dalma
Editor : Rustam

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

1 Comment

  1. Ahmad fairin 9 Januari 2016 at 1:02 pm

    Wah di ganti semua namax Ini ICON Kota….
    1. Bandara Woltermongonsidi menjadi Bandara Halu Oleo
    2.Rs.Abu nawas Menjadi…..???
    3. Tugu Eks.MTQ mejadi Tugu Religi Sultra.
    Jnagan-jangan bulan depan kota ini bukan Kota kendari namanya…

    ##Aneh

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277 redaksizonasultra@gmail.com Marketing: marketingzonasultra@gmail.com