Tampilan Desktop

Tujuh Spesialis Curanmor dan Curnik Dibekuk Polisi
345 Dibaca

curanmor kendari

Curanmor : Imran (18), Sarwid (20), Anjar Riasman (22), Sainal (26), Maladi (50), Risman (17) dan Ari Setiawan (38) komplotan spesialis pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan pencurian elektronik (Curnik), saat berada diruang Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (1/9/2016). (Foto : Randi Ardiansyah/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Komplotan spesialis pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan pencurian elektronik (Curnik), berhasil dibekuk tim Reserse Mobile (Resmob) Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras), Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra). Mereka adalah Imran (18), Sarwid (20), Anjar Riasman (22), Sainal (26), Maladi (50), Risman (17) dan Ari Setiawan (38), yang berhasil diamankan pada Rabu (31/8/2016) lalu.

Wakil Direktur (Wadir) Reskrimum Polda Sultra, AKBP Ilham Saparona membenarkan penangkapan itu. Operasi penangkapan itu dipimpin langsung oleh Kepala Unit (Kanit) Jatanras, Ipda Andriyas Saroy, berawal dari tertangkapnya Zainal.

“Jadi Zainal ini kita amankan di depan Klinik Dokter Usman jalan Nusa Indah Desa Parauna Kelurahan Tuoi, Kabupaten Konawe, sekitar pukul 13.30 wita. Kemudian dari situ anggota melakukan pengembangan dan berhasil amankan 6 orang rekan pelaku di daerah Angata dan Mowila beserta barang bukti,” ungkapnya, Kamis (1/9/2016).

Dari tangan pelaku, kata ilham, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa 9 unit motor, 4 STNK motor, 4 buah leptop, 2 buah HP, 1 TV LCD merek Polytron, serta 1 unit Home Theatre.

Usai diamankan tujuh pelaku itu, langsung digelandang menuju ruang Dit Reskrimsus Polda Sultra guna penyelidikan lebih lanjut. “Setelah mereka mencuri lalu dijual kepada penadah Maladi, biasanya dijual kepada penadah seharga Rp 1.2 juta dan paling tinggi Rp 1.5 juta,” ujarnya.

Sementara itu, dari pengakuan tersangka, Sainal mengatakan, jika dirinya telah mencuri 13 unit motor dan dijualnya kepada Maladi. “Dari Maladi, dia jual lagi ke penadah kedua yakni Aris Setiawan. Setelah membeli barang dari Maladi, Aris jual lagi ke Ladongi sama petani dengan harga Rp 3 juta,” tuturnya. (B)

 

Reporter : Randi Ardiansyah
Editor      : Kiki

Tagged with:
DY ZonaSultra

View all contributions by DY ZonaSultra

Similar articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PROMOSI & IKLAN

0821 1188 2277
redaksizonasultra@gmail.com
Marketing:
marketingzonasultra@gmail.com