Tampilan Desktop


Warga Minta Pengelolaan Pasar di Andoolo Dikembalikan
44 Dibaca

ZONASULTRA.COM, ANDOOLO– Pasar rakyat di Desa Andoolo Utama, Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), minta dikembalikan pengelolaannya kepada masyarakat setempat.

Pasar tersebut kini diambil alih oleh Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten setempat, yang sebelumnya pada 2014 lalu, dikelola oleh desa dengan baik, bahkan memasukkan pendapatan asli desa yang lumayan besar untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Tahun 2014 lalu penggelolaannya masih kami kelola, tetapi pada tahun ini tiba-tiba diambil alih oleh Pemda,” kata Suyatno, Kepala Desa Andoolo Utama, Minggu (4/10/2015).

Menurut Suyatno, pembangunan pasar tersebut sebagian besar merupakan swadaya masyarakat. Seharunya jika pemerintah daerah hendak mengambil alih maka harus mengkomunikasikannya terlebih dahulu. Apalagi pasar tersebut dikelola oleh pihak ketiga.

“Kami tidak tahu apa alasan pemerintah sehingga mengambil alih, padahal dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 42 tahun 2007 bahwa pasar desa dikelola sepenuhnya oleh desa,” kata Suyatno.

Jika pemerintah mempermasalahkan soal Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pihaknya meminta untuk tidak dipihak ketigakan, sebab dalam penggelolaannya pendapatan untuk kas desa saja bisa mencapai Rp.280 juta per tahun, sedangkan pada penggelolaan pihak ketiga hanya mampu tercapai Rp.90 juta pertahun.

Dia berharap Pemda segera mengembalikan penggelolaan pasar tersebut, jika pemerintah setempat juga menginginkan PAD untuk pengembangan daerah maka pihaknya siap memberikan PAD tersebut tetapi dengan beberapa persetujuan terlebih dahulu.

Sementara itu, Sekertaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Konsel, Hajar Silondae mengatakan pengambil alihan pasar desa Andoolo Utama tersebut merupakan upaya pemerintah dalam mengatur dan menjaga kodusifnya suasana pasar tersebut, sebab dalam perencanaannya pasar tersebut akan dibangun terminal sebagai salah satu peningkatan infrastruktur pembangunan daerah.

Karena itu Pemda menggeluarkan kebijakan untuk diadakan Unit Pengelolah Tekhnis Daerah (UPTD) pasar dengan tugas menjaga kondusifnya suasana pasar.

“Kalau persoalan pendapatan yang ada, pihaknya tidak menjadi masalh kalau dibagi dengan pemerintah daerah sebagai salah satu peningkatan PAD tersebut,” ujarnya.

 

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com