Tampilan Desktop


Waspada!!! Asap Papua Menyelimuti Seluruh Wilayah Sultra
100 Dibaca

ZONASULTRA.COM, KENDARI– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melansir asap akibat kebakaran hutan di Papua bagian selatan kini telah masuk dan menyebar hampir ke seluruh wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra). Setidaknya ada 341 hotspot (titik api) yang terpantau di Papua saat ini.

Berdasarkan pantauan satelit Himawari per 09.30 Wita Sabtu (24/10/2015) hari ini, kabut asap tidak hanya menyelimuti wilayah Kendari dan daerah daratan Sultra lainnya seperti Konawe, Bombana, Konawe Utara dan Konawe Selatan tapi juga telah menyebar hingga ke daerah kepulauan seperti Konawe Kepulauan, Baubau, Buton dan Muna.

asap kendari“Pantauan Himawari Jumat (23/10/2015) kemarin kabut asap hanya berada di Kendari dan sebagian wilayah Konsel, namun hari ini hampir seluruh wilayah Sultra telah terkena dampak asap dari Papua,” kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Maritim BMKG Kendari, Aris Yunatas, Sabtu (24/10/2015).

Pihaknya, lanjut Aris, tidak bisa memberikan keterangan pasti kapan kabut asap yang menyelimuti wilayah Sultra ini akan berakhir. Pasalnya, asap tersebut merupakan asap kiriman. Apalagi saat ini tengah bertiup angin dari arah timur Indonesia menuju barat sehingga asap di Papua dipastikan akan terus bergerak ke wilayah Sultra.

“Kita tidak bisa memprediksi kapan asap ini akan berakhir. Jika pihak terkait di Papua cepat bergerak mengatasi kebakaran di sana, kabut asap juga akan cepat menghilang,” ujarnya.

konut asapTak hanya asap kiriman dari Papua, kabut asap di Sultra juga diperparah dengan banyaknya lahan di daerah itu yang terbakar seperti di Bombana, Kolaka Timur dan Muna.

Hal ini, kata Aris, harus cepat diantisipasi mengingat kekeringan di Sultra masih akan terus berlanjut hingga akhir tahun. Apalagi fenomena El Nino di Indonesia juga masih berada pada level kuat.

Akibat kabut asap ini, sangat menganggu jarak pandang. Bahkan telah menganggu penerbangan hingga menyebabkan sejumlah maskapai penerbangan di banndara Halu Oleo Kendari, Beteambari Baubau dan Sangia Nibandera di Kolaka sulit didarati pesawat. Beberapa penerbangan mengalami keterlambatan (delay) pendaratan maupun keberangkatan.   

 

HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & iklan

0821 1188 2277

redaksizonasultra@gmail.com

Marketing:

marketingzonasultra@gmail.com