iklan zonasultra

150 Siswa SMAN di Kendari Berebut Beasiswa Sampoerna University

Sampoerna University
Sampoerna University

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Sebanyak 150 pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), telah mengikuti seleksi Beasiswa Sampoerna University pada 5 November 2019.

Seleksi ini nantinya hanya akan terpilih 10 siswa yang akan mendapatkan beasiswa.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Sultra, Asrun Lio mengungkapkan, ratusan siswa tersebut telah melalui tes akademik yaitu bidang studi Bahasa Inggris dan Matematika. Dan seleksi selanjutnya masih menunggu dari pihak Sampoerna.

iklan zonasultra

“Mereka yang ikut tes semuanya utusan dari sekolah-sekolah yang ada di Kendari. Jadi semua sekolah SMAN itu mengutus siswanya yang punya potensi dan kemampuan yang baik, dari kemarin itu ada sekitar 150 siswa yang ikut seleksi,” terang Asrun Lio kepada awak media, Senin (11/11/2019).

Dari hasil seleksi, lanjutnya, hanya 10 orang siswa terbaik saja yang akan terpilih dan mendapat beasiswa untuk melanjutkan studi di Sampoerna University, di Jakarta. Meski begitu, beasiswa itu tidak sepenuhnya dibiayai oleh pihak Sampoerna. Namun bersama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra dengan sistem sharing.

“Artinya lima orang dibiayai oleh Sampoerna, dan lima orang lagi menjadi tanggungjawab Pemprov Sultra. Dan ini bukan kali pertama, tapi sudah tahun ke dua, sejak Pemprov menjalin kerjasama dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF) yang menaungi Sampoerna University,” katanya.

Di tahun pertama seleksi beasiswa Sampoerna ini, kata Asrun, dari total 10 kuota yang diberikan hanya 3 siswa saja yang berhasil lolos dan kini telah melanjutkan studi di Sampoerna University. Ia menerangkan, Sampoerna University adalah sistem pendidikan bertaraf Internasional yang serupa dengan penerapan di sebagian besar perguruan tinggi di Amerika Serikat.

Selain itu, memiliki pola pengajaran hampir sama dengan Arizona University, kemudian tenaga pengajarnya adalah orang-orang yang berasal dari dalam dan luar negeri, serta proses belajar meggunakan Bahasa Inggris.

Ia meyakini langkah dukungan kepada siswa ini berperan strategis membantu mencetak generasi masa depan Sultra dengan kompetensi global. Untuk itu, Asrun berharap program kerjasama ini dapat terus berlangsung, dan kedepan tidak hanya 10 siswa saja tetapi bisa mencapai puluhan bahkan ratusan siswa.

“Program ini adalah bagian dari program Sultra Cerdas yang kita harapkan dapat terus berlangsung. Kalau sekarang hanya untuk 10 siswa saja, maka ke depannya diharapkan dapat untuk 20 sampai 50 siswa,” tutupnya. (b)

 


Reporter: Randi Ardiansyah

Editor: Kiki

Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib