iklan zonasultra

2020, Pemda Konut Prioritaskan Program Kerja Pro Rakyat

2020, Pemda Konut Prioritaskan Program Kerja Pro Rakyat
PENGASPALAN JALAN - Bupati Konut, Ruksamin, bersama Kadis PUPR Konut, Majeruddin, Anggota DPRD Konut, Hendrik Johanis saat meninjau pengaspalan jalan perikanan di Desa Laimeo, Kecamatan Sawa, Jumat(28/11/2019).(Jefri/ZONASULTRA.COM).

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU – Memasuki penghujung tahun 2019, seluruh rencana kerja Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) di 2020 nanti telah disiapkan melalui instansi pemerintah di wilayah itu. Program kerja pro rakyat masih menjadi skala prioritas.

Selain peningkatan infrastruktur, pengembangan dunia pendidikan, kesehatan, perikanan, perkebunan dan pertanian masih manjadi sasaran utama kepemimpinan Ruksamin-Raup sebagai Bupati dan Wakil Bupati dengan tujuan untuk menciptakan masyarakat yang cerdas, sehat, sejahtera.

Bupati Konut Ruksamin menguraikan, untuk bidang kesehatan mulai 1 januari pihaknya menerapkan metode pelayanan langsung dari rumah ke rumah sehingga lebih maksimal, cepat tertangani dan tidak menyulitkan masyarakat. Serta, meningkatkan fasilitas kesehatan seperti gedung, tenaga medis, alat medis, obat-obatan dan kendaraan operasional.

iklan zonasultra

Baca Juga : Pemda Konut Kawal Pengobatan Balita Pengidap Leukemia

“Jaminan kesehatan gratis melalui kerjasama BPJS terus kita tingkatkan dan alokasikan anggarannya, saya kawal langsung. Tanggal 15 desember ini kita bagikan kartu BPJS, kami sudah koordinasikan ke semua pihak terkait, karena berhubung waktu banjir banyak kartunya yang hilang jadi langsung kita gantikan,”kata Ruksamin dikonfirmasi, Rabu (4/12/2019).

Sedangkan untuk bidang pendidikan, mantan Ketua DPRD Konut ini menyampaikan selain menyiapkan beasiswa untuk para mahasiswa lokal, pihaknya juga terus menjalin kerjasama di berbagai universitas ternama baik dalam maupun luar daerah. Tak hanya itu, jaminan mutu pendidikan untuk tenaga pendidik (guru) melalui beasiswa juga telah disiapkan.

“Beasiswa pendidikan tetap berjalan dan kita tingkatkan juga. Sekarang kan ada sekitar 1.500 mahasiswa lokal konut yang sementara kuliah tersebar di 66 universitas, 59 jurusan . Begitu juga kerjasama kita seperti, di Universitas Lakidende untuk 20 orang mahasiswa tiap tahun dibidang pertanian dan agro industri ini terus berjalan,”ujarnya.

“Selain itu, kita juga sudah menjalin kerjasama di Universitas Terbuka Kendari untuk guru-guru kita sebanyak 100 orang yang melanjutkan pendidikannya, dan ada juga 10 orang adik-adik yang memperoleh beasiswa kedokteran di Tiongkok Cina. Ini semua dari Pemda Konut yang tanggung sepenuhnya sampai selesai,”ungkapnya.

Sedangkan untuk sektor perikanan, perkebunan dan pertanian, lanjut Ruksamin, pihaknya terus mengalokasikan fasilitas bantuan sarana dan prasarana kepada masyarakat sesuai keahlian masing-masing. Selain itu juga, meningkatkan jalinan kerjasama kepada pemerintah pusat sehingga bantuan yang diperoleh lebih memadai.

Bimbingan teknis, pelatihan dan sosialisasi melalui kerjasama dari tim ahli pun kedepannya terus ditingkatkan dengan tujuan agar masyarakat bisa lebih mandiri, kreatif dan inovatif dalam mengelola hasil usahanya sehingga mampu memperoleh nilai jual yang lebih baik dari sebelumnya.

Baca Juga : Pemda Konut Dapat Bantuan BSPS Rp2,3 Miliar

“Peningkatan infrastruktur seperti pengaspalan jalan umum, perikanan, wisata dan lainnya juga kami tingkatkan. Ini untuk memudahkan masyarakat kita, dan orang-orang dari luar yang mau masuk berivestasi senang tidak mengeluh karena jalannya rusak dan berdebu. Semua kan saling berkaitan, untuk memajukan roda prekonomian tentu harus ditunjung juga dari aksesnya,”terangnya.

“Inilah yang menjadi salah satu program bekelanjutan kita untuk memberikan kesejatraan kepada masyaraka. Kalau kita sehat, sumber daya kita baik, usaha kita lancar pasti kesejatraan bisa kita peroleh. Tinggal bagaimana kita memanfaatkan dengan baik. Intinya semua untuk daerah dan masyarakat, kami dari pemerintah menyiapkan segala kebutuhannya tinggal masyarakat yang kelolah,” tukasnya. (b)

 


Reporter : Jefri Ipnu
Editor : Kiki

Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib