Honda

3 Formatur Dukung Nur Alam Pimpin PAN Sultra, DPP Belum Respon

Jika Nur Alam Mundur, ARS: Hanya 3 Yang Mungkin Jadi Ketua PAN
Abdurahman Saleh

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Tiga orang formatur sepakat kembali mendukung Nur Alam menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulawesi Tenggara (Sultra) pada periode ke empat, namun hingga kini pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN belum bersikap.

Ketua DPRD Sultra : Tak Gunakan Aspal Buton, Kontraktor Akan Diblack List
Abdurahman Saleh

Hal itu terbilang aneh sebab Musyawarah Wilayah (Muswil) partai berlambang matahari terbit itu telah selesai 20 Februari 2016 lalu. Selain itu, kepemimpinan dan komposisi DPW PAN Sultra saat ini dalam keadaaan demisioner (keadaan tanpa kekuasaan).

Mantan Sekretaris DPW PAN Abdurrahman Saleh, mengatakan dokumen hasil rapat formatur yang memilih Nur Alam sebagai Ketua PAN Sultra sudah dikirim ke DPP belum lama ini. Hanya saja belum ada respon dari DPP PAN.

iklan zonasultra

“kita harapkan begitu seyogyanya (Nur ALam tetap pimpin PAN Sultra) karena dari hasil rapat formatur kita 4 orang, 3 orang (Umar Samiun, Kery Saiful, Abdurrahman Saleh) masih memilih Nur Alam,” kata Abdurrahman, Senin (29/2/2016).

Secara konstitusional terpilihnya Nur Alam sebagai Ketua PAN pada periode ke empat sudah memadai dan sesuai tahapan. Olehnya itu, kata Abdurrahman, pihaknya sampai saat ini masih menunggu respon dari DPP.

“Tinggal waktu ajja boss. Sudah dikirim itu (hasil rapat formatur), masalah waktu ajja,” ujar Abdurrahman.

Untuk diketahui, terpilihnya Nur Alam sebagai Ketua PAN Sultra berdasarkan hasil rapat formatur, Sabtu (20/2/2016) lalu. Dari lima formatur yang ditetapkan DPP, hanya Nur Alam yang tidak hadir dalam rapat formatur.

Rapat formatur yang dipimpin Abdurrahman membuahkan hasil bahwa tiga orang formatur, Abdurrahaman Saleh, Kery Saiful Konggoasa sepakat memilih Nur Alam memimpin sementara Asrun tetap berkeras memilih dirinya sendiri. Dokumen hasil rapat ini yang hingga kini belum mendapat respon dari DPP PAN di Jakarta.

 

Penulis : Muhammad Taslim
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib