iklan zonasultra

38 SMP di Kolaka Masih Laksanakan Ujian Nasional Manual

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Kebudayaan dan Pendidikan Kabupaten Kolaka Mujabar
Mujabar

ZONASULTRA.COM, KOLAKA – Sebanyak 38 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) pada Senin, 22 April hingga Kamis, 25 April 2019.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Kebudayaan dan Pendidikan Kabupaten Kolaka Mujabar mengatakan, dari 55 SMP di Kolaka, 38 sekolah masih melakukan ujian nasional secara manual atau istilahnya UNKP.

Sedangkan 17 SMP lainnya telah mengikuti pelaksananaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Bila dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah ini mengalami peningkatan, di mana sebelumnya hanya 7 sekolah, sekarang bertambah 10 sekolah.

iklan zonasultra

(Baca Juga : Hanya Satu SMA di Wakatobi yang Ujian Berbasis Komputer)

“Yang melakukan ujian nasional sebanyak 75 sekolah terdiri dari 55 SMP dan 20 MTs,” ujarnya ditemui di ruang kerjanya, Selasa (23/4/2019).

Mujabar menyebutkan peserta UNBK SMP 1.742 siswa dan MTs 1.278 siswa. Sementara, 38 sekolah yang melaksanakan ujian nasional kertas pensil diikuti 1.382 siswa.

Mujabar berharap ke depan semua sekolah ada peningkatan sarana dan prasarana sehingga seluruhnya bisa mengikuti UNBK. Selama dua hari pelaksanaan ujian tidak ada kendala, dan ini diharapkan tetap stabil hingga hari terakhir pelaksananaan ujian.

Selain menggunakan sarana dan prasarana sekolah yang sudah ada, pihak sekolah juga meminjam laptop orang tua siswa, termasuk meminjam komputer SMA dan SMK di Kolaka.

(Baca Juga : Kisah Inspiratif Siswi MAN 1 Kolaka Ubah Sekam Padi Jadi Sabun Wajah)

Mujabar pun memberikan informasi terkait pelaksananaan ujian susulan yang akan dilaksanakan pada 29 – 30 April 2019. Kata dia, ujian susulan ini diperuntukkan bagi siswa yang sakit sehingga tidak bisa hadir pada saat pelaksanaan ujian.

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP sederajat digelar serentak bersamaan dengan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat SD sederajat.

“Tadinya kan ujian SMP dulu, baru ujian USBN bagi siswa sekolah dasar. Sekarang dilaksanakan serentak,” pungkasnya. (b)

 


Kontributor: Sitti Nurmalasari
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib