iklan zonasultra

4 Wilayah di Pulau Kabaena Dilanda Banjir

Hujan Deras Tanpa Henti, Pulau Kabaena Kembali Dilanda Banjir
BANJIR KABAENA - Beberapa titik perkampungan di Pulau Kabaena direndam banjir, Rabu (17/1/2017). Hal itu akibat hujan deras tanpa henti mulai sekitar pukul 02.30 hingga pukul 17.30 Wita. (Foto: Istimewa)

ZONASULTRA.COM,KENDARI– Sejumlah wilayah di Kabupaten Kabaena diterjang banjir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bombana menurunkan tim ke Pulau Kabaena untuk mengatasi banjir kini mulai surut

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bombana Andi Syarifuddin mengatakan, banjir di Pulau Kabaena terjadi di sejumlah titik yaitu Kelurahan Teomokole, Kelurahan Rahampuu, Kabaena Utara (Kabut) dan Desa Tedubara. Hingga saat ini menurut Syarifuddin pihaknya belum bisa mengidentifikasi jumlah kerugian yang terjadi akibat banjir.

“Laporan banjir masuk sejak Senin, dan sudah dua hingga tiga hari tergenang air disana,” ungkap Andi saat ditemui di Kantor BPBD Sultra yang datang untuk koordinasi persoalan banjir, Jumat (18/1/2018).

Meski di beberapa titik air sudah surut, namum pihaknya tetap melakukan tanggap darurat untuk menjaga jika terjadi banjir susulan. Olehnya tim yang diturunkan ini akan melakukan indentifikasi awal perihal kejadian tersebut.

(Berita Terkait : Hujan Deras Tanpa Henti, Pulau Kabaena Kembali Dilanda Banjir)

“Baru mau diidentifikasi, jumlah kerugian materil dan lainya. Untung nda ada korban jiwa. Tim kami juga turun bersama stake holder tekhnis lain,” tambah Syarifuddin.

Apabila sudah dilakukan indentifikasi barulah diambil langkah-langkah seperti pemasangan tenda dan pengawasan disekitar wilayah luapan air.

Beberapa faktor yang menjadi penyebab banjir di Kabaena menduga akibat pembukaan perkebunan dan dampak dari operasi pperusahaan pertambangan. Ditambah lagi drainase belum bekerja secara maksimal.

Selain itu akibat curah hujan yang tinggi. Untuk jumlah rumah dan kerugian belum dapat dipastikan pihaknya.

Risman (40), warga Kelurahan Teomokole, Kecamatan Kabaena mengatakan, selama sepekan ini hujan terus mengguyur Wilayah Kabaena dan hal itulah yang menyebabkan air sungai meluap dan perlahan menerjang rumah-rumah hingga perkebunan warga.

“Kalau di Temokole itu sudah mendingan dibanding tahun-tahun sebelumnya karna sudah pernah direnovasi dan ditanggul, itu pun masih juga meluap,” kata Risman. (B)

 

Reporter : Ilham Surahmin
Editor : Tahir Ose

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib