89 Pejabat Eselon III Pemda Bombana Dilantik, 22 Orang Nonjob

89 Pejabat Eselon III Pemda Bombana Dilantik, 22 Orang Nonjob
PELANTIKAN - Bupati Bombana kembali melantik dan 89 orang pejabat administrator dan pengawas lingkup Pemda Bombana di aula Kantor Bupati setempat, Jumat (6/4/2018). Dalam pelantikan ini 22 pejabat dinonjobkan. (MUHAMMAD JAMIL/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA. COM, RUMBIA – Sebanyak 89 orang pejabat administrator dan pengawas Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) dilantik oleh bupati setempat, Tafdil, Jum’at (6/4/2018).

Pejabat yang dilantik itu terdiri dari 39 orang eselon IIIA, 39 eselon IIIB, 9 orang eselon IVA dan 2 orang eselon IVB.

Selain melantik, Tafdil juga menonjobkan 22 pejabat bawahannya. Mereka terdiri dari 11 orang eselon IIIA, 8 orang eselon IIIB dan 3 orang Eselon IVB. Mereka kini hanya menjadi fungsioanl saja di lingkup Pemda Bombana. Pelantikan itu juga mengganti 15 orang camat baru.

Pejabat yang dilantik kali ini merupakan hasil uji fit and proper test promosi jabatan dengan diikuti oleh 79 orang yang diselenggarakan oleh Badan Pertimbangan Jabatandan Kepangkatan (Baperjakat) Bombana beberapa waktu lalu.

Diluar dari itu, mereka yang dilantik kali ini adalah pejabat yang telah berhasil mengikuti ujian sebelumnya.

“Pelantikan ini adalah benar-benar hasil dari seleksi yang digelar Baperjakat dan inilah hasilnya. Jabatan itu amanah, Saya hanya diberikan mandat untuk menujuk serta memberhentikan saudara-saudari,” terang Tafdil dalam pelantikan itu.

Bupati dua periode ini mengharapkan sinergitas bagi semua pejabat yang dilantik dalam mendukung visi misi perjuangannya dalam memberikan kesejahteraan serta pelayanan masyarakat di Bombana.

“Kita lihat saja nanti kinerjanya semua, mudah-mudahan saya tidak salah pilih. Jangan mengira ketika sudah ditunjuk jadi Camat lalu kita sudah merasa puas. Ingat sudah ada Standar Operasional prosedur (SOP) yang dituangkan dalam fakta integritas. Jika tiga bulan kinerjanya tidak maksimal, maka saya akan ganti,” katanya.

Tafdil mengibaratkan perjalanan pembangunan dimasa kepemimpinannya Seperti sebuah kapal yang membutuhkan nahkoda yang kompak dengan anak buah kapal (ABK) .

“Saya butuh ABK yang mampu sejalan dan mendukung semua program kami. Makanya, semua wajib mengawal pelayaran ini dengan baik,” tandasnya. (B)

 


Reporter : Muhammad Jamil
Editor : Abdul Saban
loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib