iklan zonasultra

Ada Lomba Dayung Bagi Wisman di Festival Budaya Tua Buton

Ada Lomba Dayung Bagi Wisman di Festival Budaya Tua Buton
WISMAN - Tampak turis saat berkunjung di lapangan Takawa Buton. (Foto Istimewa)

ZONASULTRA.COM, PASARWAJO – Ratusan wisatawan mancanegara (wisman) akan berkunjung di Festival Budaya Tua Buton 2019. Mereka dari 14 negara berbeda di dunia.

Para wisman ini akan disuguhkan dengan berbagai kesenian tradisional. Bukan itu saja, menariknya Pemerintah Kabupaten Buton sudah menyiapkan lomba dayung perahu tradisional untuk para wisman, yang disebut lomba koli-koli.

Lomba ini akan digelar di Teluk Pasar Wajo, Buton, dengan menggunakan perahu kayu, dan dayung dari kayu. Untuk pesertanya, satu orang satu sampan dan ada pula pasang-pasangan (dua orang satu sampan). Selain para wisman, masyarakat biasa juga tetap bisa ikut lomba tersebut.

iklan zonasultra

“Sebelum menyaksikan berbagai ritual tersebut, para wisman terlebih dahulu akan diikutkan dalam sejumlah lomba tradisional, salah satunya dayung sampan tradisional (koli-koli),” ujar Kepala Dinas Pariwisata Buton, Zainuddin, Selasa (6/8/2019).

Baca Juga : La Bakry Berharap Menteri Hadiri Festival Budaya Tua Buton

Selain itu, para wisman juga akan diajak cara membuat kesenian tradisional masyarakat Buton, salah satunya kerajinan dari tanah liat, serta ratusan wisman akan diajak melihat tempat pengolahan gula aren.

“Di sana mereka akan menyaksikan alat penyulingan gula aren yang terbuat dari bambu. Bagi wisatawan asing, itu dianggap menarik,” ujar Zainuddin.

Pemkab Buton sudah menyiapkan destinasi wisata untuk para wisman. Keliling melihat tambang aspal juga menjadi agenda wisman nantinya.

Untuk diketahui, 14 negara asal wisman itu antara lain: Australia, Turky, Jerman, United States, Italy, New Zealand, France, Malaysia, Canada, Polandia, Spanyol, Norway, United Kingdom, serta Swedia. Mereka datang menggunakan kapal yact.

Untuk pelaksanaan Festival Budaya Tua Buton 2019 akan dimulai 19 hingga 24 Agustus 2019. (B)

 


Penulis: M6
Editor: Muhamad Taslim Dalma
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib