iklan zonasultra

Alternatif Pilihan Sekolah Bagi Siswa yang Tak Lulus PPDB 2019

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Asrun Lio
Asrun Lio

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Berdasarkan pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA negeri tahun 2019, Senin (8/7/2019), sebanyak 599 calon siswa baru di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dinyatakan tidak lulus PPDB.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sultra Asrun Lio mengimbau siswa yang tidak lulus untuk tidak berputus asa. Mereka akan diberi kesempatan mendaftar ke sekolah yang masih belum terpenuhi kuotanya seperti SMAN 7 Kendari, SMAN 8 Kendari, dan SMAN 10 Kendari.

“Mereka diberi keringanan untuk mendaftar ke sekolah yang kuotanya belum terpenuhi, dan diperbolehkan ke luar zonanya. Karena walau bagaimanapun mereka juga harus tetap bersekolah,” kata Asrun, di ruang kerjanya, Selasa (8/7/2019).

iklan zonasultra

Berdasarkan data dari Dikbud Sultra, data dari total pendaftar calon siswa SMAN di Kota Kendari yang mencapai 3.996 orang, hanya 3.397 orang yang dinyatakan lulus dan tersebar di 11 SMA negeri yang ada di Kota Kendari.

Asrun juga menuturkan, dari siswa yang dinyatakan tidak lulus tersebut kemungkinan karena ia mendaftar di sekolah yang bukan zonanya, atau juga karena terdapat beberapa berkas siswa yang tidak valid, sehingga menyebabkan mereka tidak lulus.

(Baca Juga : PPDB SMA di Sultra Juga Akan Berlakukan Sistem Zonasi)

“Jadi pada saat seleksi itu ada juga seleksi berkas. Salah satunya kartu keluarga yang diperiksa. Dari hasil pemeriksaan itu ada beberapa KK yang terindikasi memalsukan itu, dan mereka itu sudah didiskualifikasi,” kata Asrun.

Terakhir, Asrun juga menyampaikan dalam sistem zonasi ini, dari 80 persen kuota pada jalur zonasi, 20 persen di antaranya merupakan jatah untuk warga tidak mampu, dengan catatan masuk dalam zona, memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH). (b)

 


Kontributor: Sri Rahayu
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib