iklan zonasultra

Ancaman Kemarau, Distanak Fokus ke Daerah Penyuplai Beras

ilustrasi musim kemarau
Ilustrasi

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Tenggara (Sultra) memberi perhatian khusus terhadap tiga kabupaten dalam menghadapi ancaman dampak kemarau panjang. Ketiga daerah itu yakni Kabupaten Konawe, Konawe Selatan (Konsel) dan Kolaka Timur (Koltim).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distanak Sultra Ari Siswanto menjelaskan, alasan pihaknya fokus ke tiga daerah itu lantaran menjadi daerah sebagai penyuplai beras terbesar di Sultra. Kemarau panjang dikhawatirkan berdampak pada persawahan.

(Baca Juga : Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Alami Kekeringan di Musim Kemarau)

“Sehingga kita akan fokus ke situ, dan terus berupaya mengantisipasi agar tidak ada sawah masyarakat yang puso akibat kemarau ini. Salah satunya juga kita akan memanfaatkan pompa air,” ucap Ari Siswanto saat ditemui awak media, Senin (23/9/2019).

Ari menambahkan, di samping tiga kabupaten tersebut Distanak juga mengimbau beberapa kabupaten/kota lainya untuk melakukan langkah-langkah yang baik dalam mengantisipasi kekeringan. Pihaknya pun, telah bersurat ke seluruh pemerintah kabupaten/kota sebagai imbauan agar mulai memanfaatkan irigasi yang sudah ada.

“Kita mengimbau agar mulai saat ini kita gunakan irigasi yang sudah ada, untuk sawah-sawah kering kita gunakan pompa air dengan mencari sungai-sungai terdekat. Sambil menunggu musim hujan,” katanya.

(Baca Juga : Kekeringan, 700 Hektar Sawah di Konawe Terancam Puso)

Daerah yang berpotensi mengalami kekeringan, lanjutnya, di antaranya Kabupaten Konawe yang mana daerah ini mempunyai luasan sawah yang paling besar sekitar 40 ribu hektare (ha). Kemudian Kabupaten Konsel dengan luas sawah mencapai 23 ribu ha dan terakhir kabupaten Koltim dengan luas sawah sekitar 13 ribu ha.

“Jadi untuk sawah-sawah dilakukan aliran irigasi, kemudian bagi yang tidak terjangkau dengan pompa air. Kita akan membangun embung atau penampungan air di beberapa titik untuk cadangan air,” ungkapnya.

Ia pun berharap, agar masyarakat dapat memanfaatkan alat-alat pertanian yang sudah diberikan, seperti pompa air yang sudah cukup banyak didistiribusikan kepada masyarakat. (B)

 


Reporter: Randi Ardiansyah
Editor: Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib