iklan zonasultra

APBD Terbatas, Tony Klaim Berhasil Bangun Koltim

APBD Terbatas, Tony Klaim Berhasil Bangun Koltim
KAMPANYE DIALOGIS - Calon Bupati Koltim nomor urut 1, Tony Herbiansyah - Baharuddin saat melakukan kampanye terbatas di Kecamatan Mowewe, Kabupaten Koltim. Dalam orasinya, Tony mengklaim telah berhasil membangun Koltim selama masa kepemimpinannya meski dengan keterbatasan APBD. (RESTU/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, TIRAWUTA – Calon Bupati Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), Tony Herbiansyah menyebut sukses membangun Koltim meski Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sangat terbatas. Ia menyebut untuk persoalan insfrastruktur jalan dan jembatan, saat ini sudah terealisasi 78 persen.

Petahana ini mengaku awal kepemimpinannya, banyak jembatan yang sudah mulai lapuk. Sebab mayoritas jembatan terbuat dari kayu, namun hal ini sudah hampir rampung dilakukan perbaikan.

Tony menuturkan, khusus untuk jembatan sudah 75 persen dilakukan perbaikan, dan saat ini sudah dinikmati masyarakat. Terutama masyarakat yang berada di beberapa kecamatan seperti Uesi, Ulu Iwoi dan beberapa kecamatan lainnya.

Pihaknya menyebut, APBD Koltim pada tahun 2020 sebesar Rp.700 Miliar, jumlah ini sudah termasuk gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) yang jumlahnya mencapai ribuan orang. Jumlah ini, menurutnya masih sangat kurang untuk bisa mengakomodir 21 program yang telah direncanakan dalam Rancangan Program Jangakah Menengah Daerah (RPJMD).

“APBD kita hanya Rp700 miliar, itu pun sudah termasuk gaji ASN, nah dari jumlah ini kami harus membiayayai 21 sektor, belum lagi ada beberapa sektor yang tidak boleh bertentangan dengan undang-undang, seperti sektor pendidikan yang tidak boleh kurang dari 20 persen,” kata Tony saat kampanye di Kecamatan Mowewe, Kamis (22/10/2021).

Selain itu juga, sektor kesehatan tidak boleh kurang dari 10 persen, serta hal lain yang telah ditetapkan besaran alokasi anggarannya.

Cabup nomor urut 1 dengan akronim Bersatu ini menyebut, dirinya sangat paham dengan kondisi Koltim secara menyeluruh diberbagai sektor. Ia meminta kepada masyarakat agar kembali memberikan amanah untuk memimpin daerah itu selama lima tahun kedepan. Sebab hanya dirinya dan Baharuddin (Calon Wakil) yang mengerti dengan konsep pembangunan Koltim ke arah lebih baik.

Tony – Baharuddin meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu hoax yang kerap dimunculkan oleh pihak-pihak tertentu. Menurut Paslon Bersatu ini, realitanya sangat berbeda jauh dengan fakta. Ia mengimbau agar tidak menyebarkan fitnah yang bisa saja berujung proses hukum.

Tony mencotohkan dengan adanya oknum yang sengaja menyebarkan fitnah bahwa dirinya terlibat dalam proses jual beli Rawa Tinondo yang selama ini terus menjadi polemik berkepanjangan. Karena merasa tidak terlibat dalam proses itu, dirinya telah resmi melaporkan oknum tersebut ke Kepolisian Daerah (Polda) Sultra untuk di proses hukum.

“Kenapa harus dilaporkan, agar tidak ada lagi oknum-oknum yang menyebarkan fitnah yang tidak berdasar. Lebih ironisnya lagi ada pihak-pihak yang bahkan menyebut dirinya sampah, dan beberapa kalimat provokatif lainnya yang terus dialamatkan kepada saya,” pungkasnya. (b)

 


Kontributor : Restu Tebara
Editor: Rizki Arifiani

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib