iklan zonasultra

Arif Basari Dilantik Jadi Kepala Disdukcapil Baubau

Arif Basari Dilantik Jadi Kepala Disdukcapil Baubau
SUMPAH JABATAN - 89 orang pejabat baru di lingkup Pemerintahan Kota Baubau saat mengambil sumpah di Kantor Wali Kota Baubau, Rabu (22/1/2020). Mereka baru saja dilantik, 11 pejabat fungsional dan 69 pejabat struktural. (Risno Mawandili/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, BAUBAU – Dari 83 pejabat lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dilantik pada hari Rabu (22/1/2020), ada nama Arif Basari yang ditunjuk menduduki jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang sempat kosong. Sebelumnya Arif sendiri menjabat Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kota Baubau.

Mutasi para pejabat itu dipimpin langaung oleh Wali Kota Baubau di aula Kantor Wali Kota Baubau, Rabu (22/1/2020). Mereka yang mendapat jabatan baru tersebut terdiri dari 11 pejabat fungsional dan 69 pejabat struktural itu, terdapat satu pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, eselon II.

Baca Juga : Pemilihan Ketua KONI Baubau Sepi Peminat, Suwardi Diklaim Calon Tunggal

iklan zonasultra

Wali Kota Baubau AS Tamrin dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa keputusan Arif mengisi jabatan Kepala Dikdukcapil berdasar hasil lelang beberapa waktu 2019 lalu. Tamrin menyebut pelantikan Arif tertunda karena menunggu surat keputusan (SK) dari Kementerian Dalam Negeri. Begitupun pejabat lainnya yang dilantik hari ini.

Wali Kota Baubau dua periode itu menybut rotasi, promosi, dan mutasi adalah satu keniscayaan dalam pemerintahan, sebagai bentuk penyegaran dan percepatan akselerasi pembangunan. Ia menitip pesan kepada 83 pejabat yang baru dilantik agar loyal pada pimpinan.

“Dalam struktur pemerintahan ada atasan dan bawahan. Berdasarkan pengalaman, seringkali egoisme susah diubah. Makanya egoisme harus dikesampingkan, tidak boleh dalam bekerja,” katanya.

Baca Juga : Pemkot Baubau Segera Tertibkan Pedagang Ikan di Pasar Wameo

Lanjutnya, antara atasan dan bawahan dalam bekerja harus saling melengkapi. Pimpinan tidak boleh semena-mena kepada bawahan tapi bawahan juga harus mampu menempatkan posisi dan menyesuaikan diri dengan perintah atasan.

“Semoga amanah yang diberikan pada pejabat yang baru dilantik mampu diemban dengan baik. Sehingga dapat bekerja dengan tulus,” imbuh AS Tamrin.(C)

 


Kontributor : Risno Mawandili
Editor : Abd Saban

Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib