Arsalim : Hari Pertama USBN SMP Berlangsung Lancar

Arsalim : Hari Pertama USBN SMP Berlangsung Lancar
USBN - Wakil bupati Konsel Arsalim Arifin saat melakukan memantau pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat SMP. Usai melakukan pemantauan Ujian Arsalim juga memonitoring lomba Desa yang ada di Kecamatan Baito. Senin (16/4/2018) (ERIK ARI PRABOWO/ZONASULTRA.COM).

ZONASULTRA.COM, ANDOOLO – Wakil Bupati Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra) Arsalim Arifin, memantau pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat SMP dan lomba desa yang ada di Kecamatan Baito, Senin (16/4/2018).

Hari pertama pelaksanaan ujian nasional di beberapa sekolah menegah pertama (SMP), kata Arsalim, hingga sejauh ini masih berjalan lancar. Ia berharap hasil ujian tahun ini bisa menghasilkan nilai diinginkan dan lebih berkwalitas.

“Kita minta agar sekolah-sekolah mengidentifikasi semua kebutuhan dan diajukan ke Pemda agar segera diberikan perhatian, seperti peningkatan infrastruktur sekolah,” ujar Arsalim melalui pres rilis yang dikirim ke zonasultra.com

Mantan Kepala Bappeda Konsel ini juga menambahkan bahwa untuk meningkatkan derajat pendidikan di wilayah Kabupaten Konsel, pihaknya telah membentuk satu sekolah rujukan yakni SMPN 02 Konsel yang ada di Kecamatan Laeya.

“Kita lengkapi peralatan memadai disana, seperti laboratorium Komputer, sistem pembelajaran dan perpustakaan yang lengkap serta modern yang akan menjadi pusat pembelajaran dan pembinaan bagi sekolah-sekolah yang ada di Konsel untuk memamfaatkan sarana teknologi informasi, sehingga memberikan kemudahan layanan yang lebih cepat dan akurat,” tambahnya.

Seluruh sekolah di tingkat SMPN hari ini mulai melaksanakan USBN selama 4 hari kedepan, yang dimulai sejak tanggal 16 hingga 20 April 2018. Seluruh soal-soal ujian juga telah didistribusikan ke sekolah-sekolah tingkat pertama negeri maupun swasta.

Usai berkunjung ke Sekolah, Arsalim langsung bertolak ke Desa Mekar Jaya, Kecamatan Baito untuk memonitoring pelaksanaan Lomba Desa Tingkat Kabupaten Konsel.

Ia mengatakan, setiap desa harus benar-benar serius mengikuti lomba, bukan hanya seremonial saja sehingga dapat diketahui tingkat kinerja pemerintah desa. Hal itu terkait tata kelola keuangan untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

“Karena ketika akan mencanangkan suatu program harus dirapatkan bersama masyarakat, agar bisa di pertanggung jawabkan nantinya dan untuk kepentingan bersama,” jelasnya.

Ia mengatakan, pemerintah desa harus jeli dalam melihat potensi yang ada di desanya untuk meningkatkan pembangunan dan menggerakkan perekonomian di desanya, seperti membentuk suatu kawasan atau badan usaha yang bisa menghasilkan PAD Desa. Dan jika ini terealisasi dan berhasil dalam pengelolaannya maka Pemda akan memberikan Reward. Sedangkan bagi Kades yang sudah tidak terpilih lagi agar menyerahkan kembali aset yang dimilikinya. (B)

 


Reporter : Erik Ari Prabowo
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib