iklan zonasultra

Bahas Pinjaman Rp 300 Miliar, AS Tamrin Telah Bertemu PT SMI

AS Tamrin, walikota baubau
AS Tamrin

ZONASULTRA.COM, BAUBAU – Wali Kota Baubau, Sulawesi Tengga (Sultra) mengaku telah bertemu PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sultra, guna membahas pinjaman Rp 300 miliar. Pertemuan dengan SMI dilakukan di Jakarta sedangkan dengan BPD Sultra dilakukan di Kota Baubau.

AS Tamrin saat ditemui di rumah jabatan Wali Kota Baubau mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau sangat serius untuk meminjam uang kepada pihak ketiga guna menuntaskan rencana dua mega proyek. Meski demikian, ia enggan membeberkan detail pembahasan Pemkot – SMI dan BPD Sultra saat bertemu.

“Uuntuk percepatan pembangunan daerah ini. Selain itu juga harus ada pembicaraan dengan dewan, maka kami telah menyiapkan segala sesuatunya,” ujar AS Tamrin, Selasa (11/8/2020).

Ketua Dewan Perwakilan Darah (DPD) Partai Amat Nasional (PAN) Kota Baubau itu optimis bahwa nanti DPRD setempat bakal setuju dengan rencana Pemkot. Tentu dengan menjelaskan secara transparan maksud dan tujuan pinjaman tersebut.

Namun, Tamrin mengaku belum memikirkan langkah politis yang jauh jika pinjaman itu akan ditolak DPRD.
“Kita jelaskan ke mereka, ya tentu ada syarat-syaratnya. Tentunya setelah SMI atau Bank Sultra merestui pinjaman itu tadi. Kita akan bertemu dengan DPRD untuk menjelaskan keseluruhan pembicaraan kami dengan SMI juga Bank Sultra,” terang Wali Kota Baubau dua periode itu.

Tamrin menambahkan, Pemkot Baubau akan memilih pinjaman mana yang cepat diperoleh dengan bunga rendah. Hal ini dilakukan agar pengembalian nantinya tidak memberatkan bagi Pemkot Baubau. Untuk diketahui uang pinjaman Rp 300 miliar itu bakal digunakan untuk menuntaskan pengerjaan proyek jalan lingkar dan bypass di Kota Baubau.

Kepala Dinas PUPR Kota Baubau, Andi Hamzah, kepada zonasultra.com pada 7 Juli lalu mengungkapkan, pembangunan jalan lingkar dan bypass di Kota Baubau tidak bisa tuntas sesuai target jika hanya mengandalkan Dana Alokasi Umun maupun Dana Alokasi Khusus.

Wali Kota Baubau, lanjut Hamzah, berkeinginan setelah masa jabatannya di 2023 usai, Pemkot Baubau harus meminjam uang untuk merelalisasikan hal itu. Terlebih jalan lingkar dan bypass merupakan janji politik AS Tamrin dan La Ode Ahman Monianse sewaktu Kampanye.

“Kita membangun ini kan selama ini dari DAU dan DAK. Kalau tidak begitu jalannya (dengan pinjaman) pembangunan kita hanya akan slow saja. Kita akan percepat sepanjang tidak menimbulkan masalah. Karenakan masa dinas saya sampai 2023, sehingga dengan pinjaman itu tadi gunanya,” imbuh AS Tamrin. (b)

 


Kontributor : Risno Mawandili
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib